Geger! RW di Tangerang Minta Iuran ke PAUD Anyelir dan Pedagang Rp 500 Ribu Perbulan

Kabar beredar itu juga dibenarkan Ketua RW 04 Anyelir, Maman Abdul Karim, dia mengaku tidak hanya menarik iuran ke sekolah PAUD saja, sejumlah pedagang pun bernasib sama.

Andi Ahmad S
Sabtu, 20 November 2021 | 14:01 WIB
Geger! RW di Tangerang Minta Iuran ke PAUD Anyelir dan Pedagang Rp 500 Ribu Perbulan
Ketua RW 04,Kelurahan Pedurenan, Maman Abdul Karim [Suarabanten/Jehan]

Kata MAK, penyegelan terjadi lantaran kunci Gedung Posyandu dibawa oleh istrinya. Ia berdalih, istrinya juga turut pergi ke Cibodas bersamanya kemarin.

Maman mengaku tak mengetahui bahwa PAUD Anyelir sedang mengadakan PTM terbatas sejak pekan ini.

“Enggak ada penguncian, jadi gini saya mendadak dijemput sama orang pergi ke Cibodas (Jawa Barat), Kamis (18/11),” kata Maman kepada di wartawan di depan gedung Kelurahan Pedurenan, Kota Tangerang, Jumat (19/11/2021).

"Saya enggak tau ada apa kemarin, saya enggak tau (bila dikunci),” tambahnya.

Baca Juga:Pegawai BPN Lebak Terjaring OTT Polda Banten, Mahasiswa: Badan Pungli Nasional

Maman juga mengatakan, saat ini telah menduplikat kunci Posyandu Anyelir tersebut agar pihak Paud dapat membuka kembali Posyandu tersebut.

“Keputusan tinggal dia datang aja. Disuruh bikin duplikat tiga, saya satu, kader posyandu satu, paud satu. Sudah,” katanya

Sementara itu, Pengelola Paud Posyandu Anyelir, Sukaesih mengatakan bila pihaknya hingga saat ini belum menerima kunci Posyandu Anyelir. Pihaknya justru diminta untuk memiliki gedung sendiri.

“Iya betul dan dia sampai sekarng tidak mau memberi kunci posyandunya,” tandasnya.

Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim

Baca Juga:Bentrok Ormas di Ciledug Tangerang, Empat Orang Diamankan Polisi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini