alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polres Metro Jakbar Periksa 16 Sekuriti Karena Cekcok Dengan Warga Kembangan

Erick Tanjung Selasa, 21 September 2021 | 16:11 WIB

Polres Metro Jakbar Periksa 16 Sekuriti Karena Cekcok Dengan Warga Kembangan
Tangkapan layar sejumlah warga Perumahan Permata Buana, Kawasan Kembang, Jakarta Barat, terlibat cekcok dengan petugas sekuriti, Senin (20/9/2021). Antara/Instagram/@infojakarta_/Walda

"Iya kami bawa 16 Satpam, lalu kami mintai keterangan. Kami mau tahu apa yang terjadi," kata Joko.

SuaraBanten.id - Polres Metro Jakarta Barat memeriksa 16 Satpam atau sekuriti di Perumahan Permata Buana, Kawasan Kembang karena terlebih cekcok sehingga berujung saling dorong dengan warga setempat.

"Iya kami bawa 16 Satpam, lalu kami mintai keterangan. Kami mau tahu apa yang terjadi," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono saat dihubungi di Jakarta, Selasa (21/9/2021).

Video cekcok tersebut pun sempat viral di media sosial setelah diunggah di akun Instagram @infojakarta_ beberapa waktu lalu.

Joko mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (20/9). Kala itu, seorang warga menggunakan mobil bak terbuka ingin menaruh tanaman dalam jumlah banyak ke dalam rumah.

Baca Juga: Modus Baru Peredaran Sabu Internasional: Bentuk Jel Dikemas Pembungkus Makanan

Saat ingin menaruh tanaman tersebut, segerombolan petugas sekuriti langsung menghadang mobil tersebut. Tidak terima dihadang, warga pun mulai cekcok sambil saling mendorong dengan pihak sekuriti.

Cekcok tersebut pun berujung laporan yang diajukan oleh salah seorang warga ke pihak kepolisian. "Pelapor suami istri," jelas Joko.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi memanggil para sekuriti untuk dimintai keterangan. Para sekuriti ini pun, lanjut Joko, dinilai kooperatif lantaran memenuhi panggilan penyidik dari Polres.

Hingga saat ini, pihaknya masih mencari tahu apa penyebab cekcok yang berujung aksi saling dorong tersebut. "Mungkin masalah internal pengurus lingkungan tapi sedang kita dalami lagi," kata Joko. (Antara)

Baca Juga: Polisi Ungkap Modus Baru Peredaran Sabu Jaringan Internasional, Libatkan 2 WN Iran

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait