alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

3 Pegawai Lapas Tangerang Dijerat Pasal 359 KUHP, Ancaman Penjara 5 Tahun

Pebriansyah Ariefana Senin, 20 September 2021 | 15:34 WIB

3 Pegawai Lapas Tangerang Dijerat Pasal 359 KUHP, Ancaman Penjara 5 Tahun
Lapas Tangerang Kebakaran (BPBD)

Ketiganya merupakan pegawai Lapas berinisial RU, S dan Y. Mereka terancam hukuman penjara 5 tahun.

SuaraBanten.id - Sebanyak 3 pegawai Lapas Tangerang dijerat dengan pasal 359 KUHP. Mereka jadi tersangka kebakaran Lapas Tangerang.

Ketiganya merupakan pegawai Lapas berinisial RU, S dan Y. Mereka terancam hukuman penjara 5 tahun.

Hal itu berdasarkan hasil penyidikan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Pasal 359 KUHP itu sendiri berbunyi; Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.

Baca Juga: Tok! Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Dalam perkara ini penyidik total telah memeriksa 34 saksi. Mereka terbagi ke dalam tiga klaster yang meliputi; petugas Lapas, warga binaan alias tahanan, dan pendamping.

Pada Selasa (14/9) lalu penyidik memeriksa Kepala Lapas (Kalapas) Klas I Tangerang, Banten, Victor Teguh Prihartono.

Victor diperiksa bersama enam pejabat Lapas lainnya dan dua tahanan.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat ketika itu menyebut pemeriksaan terhadap Victor berlangsung hingga 10 jam, sejak pukul 11.00 hingga 21.00 WIB.

"Saya enggak begitu hafal jumlah berapa pertanyaannya, tetapi masih bersifat umum menyangkut masalah tentang fungsi tugas dan peran," ungkap Tubagus saat dikonfirmasi, Rabu (15/9/2021) pagi.

Baca Juga: Jadi Tersangka, Tiga Petugas Lapas Tangerang Terancam Pidana Maksimal 5 Tahun

Enam pejabat Lapas Klas I Tangerang lain yang diperiksa penyidik, yakni Kepala Tata Usaha, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kelapa Bidang Administrasi, Kepala Sub Bagian Hukum, Kepala Seksi Keamanan, dan Kepala Seksi Perawatan.

Selanjutnya, pada Rabu (15/9) penyidik kembali memeriksa dua orang saksi. Mereka merupakan tahanan yang selamat dari kebakaran maut tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait