alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sebut Ade Armando Cerdas Buat Kegaduhan, Haris: Bikin Malu Nama Dosen

Hairul Alwan Selasa, 03 Agustus 2021 | 10:41 WIB

Sebut Ade Armando Cerdas Buat Kegaduhan, Haris: Bikin Malu Nama Dosen
Ketua DPP KNPI Haris Pertama.[Twitter/@knpiharis]

Kritik keras Haris diungkapkan mengomentari pernyataan Ade Armando lantaran singgung agama Anthony Ginting melalui akun Twitternya.

SuaraBanten.id - Ketua DPP KNPI Haris Pertama angkat suara soal cuitan Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando yang menyinggung agama atlet bulutangkis nasional Anthony Sinisuka Ginting.

Haris sebut Ade Armando cerdas buat kegaduhan. Haris juga menyinggung Ade Armando bikin malu nama dosen.

Kritik keras Haris diungkapkan mengomentari pernyataan Ade Armando lantaran singgung agama Anthony Ginting melalui akun Twitternya.

“Eh Ginting itu Islam atau Kristen. Ya Kristenlah, ooh,” tulis Ade Armando dalam cuitannya dikutip dari terkini.id-jaringan Suara.com Selasa, 3 Agustus 2021.

Baca Juga: Anthony Ginting Puji Pencapaian Greysia/Apriyani di Olimpiade Tokyo

Menanggapi hal tersebut, Haris lalu bereaksi dan melontarkan pernyataan menohok kepada Ade Armando.

Ade Armando [YouTube]
Ade Armando [YouTube]

Haris mengatakan bahwa seorang dosen yang mengaku sebagai kaum intelektual, harus memiliki otak yang cerdas serta tidak membuat kegaduhan.

Ia pun menilai bahwa Ade Armando merupakan dosen yang cerdasnya suka membuat kegaduhan.

“Dosen itu pastinya otaknya yang cerdas, tapi kok ini ada dosen yang bacotnya cerdas dalam membuat kegaduhan?” cuit Haris Pertama dikutip terkini.id dari akun knpiharis.

Tak sampai situ, ia pun meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pihak aparat kepolisian untuk segera memerika Ade Armando yang menurutnya telah membawa unsur SARA dalam cuitannya.

Baca Juga: 5 Figur Publik Totalitas Siapkan Hadiah untuk Peraih Medali Olimpiade Tokyo 2020

“Pak Presiden Jokowi sebaiknya memerintahkan kepada Divisi Humas Polri untuk segera memeriksa Ade Armando terkait tulisannya di media sosial yang membawa-bawa Agama (SARA). Rakyat sudah jenuh dan muak melihat perlakuan istimewa yang didapat oleh BuzzeRP,” ungkapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait