alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Serang Warga dan Polisi Menggunakan Parang, Pria di Kronjo Ditembak Mati

Hairul Alwan Senin, 28 Juni 2021 | 11:00 WIB

Serang Warga dan Polisi Menggunakan Parang, Pria di Kronjo Ditembak Mati
FOTO Tangkap Layar Video warga saat berada di TKP penembakan mati seorang pria di Kronjo. [BantenHits.com]

Pria ditembak mati oleh personel Polsek Keronjo, Polresta Tangerang.

SuaraBanten.id - Serang warga dan polisi menggunakan parang, seorang pria di kronjo ditembak mati, Minggu (27/6/2021) malam. Pria ditembak mati oleh personel Polsek Keronjo, Polresta Tangerang.

Informasi yang dihimpun, diduga pria tewas ditembak mati merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Pria ditembak mati gegara serang warga menggunakan parang. Pria serang Kapolsek Keronjo dengan parang pada saat bersamaan.

Saat dikonfirmasi, polisi membenarkan peristiwa penembakan tersebut. Kejadian berawal saat polisi dari Polsek Kronjo mendapat laporan masyarakat ada ancaman kekerasan menggunakan parang.

“Kapolsek dan anggota datang ke TKP (tempat kejadian perkara) justru pelaku menantang dan menyerang petugas berseragam lengkap,” Kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro kepada BantenHits.com-Jaringan SuaraBanten.id, Senin (28/6/2021).

Baca Juga: Sebut Khalid Basalamah Ustaz Salafi-Hijazi: Tokoh NU: Tidak Cocok Dengan NU

Saat di TKP pelaku juga terlihat ingin menyerang warga menggunakan parang. Bahkan, saat diamankan pelaku yang membawa senjata tajam itu ingin menyerang Kapolsek Kronjo.

Beruntung, Kapolsek Kronjo masih bisa menghindar hingga akhirnya polisi memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali.

“Namun pelaku tetap menyerang petugas dengan senjata parang karena telah membahayakan keselamatan dan jiwa masyarakat serta kapolsek, pelaku dilumpuhkan oleh anggota,” Tuturnya.

Pelaku kemudian dibawa ke puskesmas kronjo dan dirujuk ke RSUD Balaraja. Setelah sempat mendapatkan perawatan pelaku dinyatakan meninggal dunia.

“Untuk saat ini polres dan polsek sedang mendalami dan melakukan lidik lebih lanjut apakah yang bersangkutan mempunyai gangguan jiwa atau ODGJ atau stress,” Pungkasnya.

Baca Juga: Antar Pesanan, Tukang Galon Lampiaskan Nafsu Bejat ke Pelanggan yang Baru Mandi

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait