alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sebut Khalid Basalamah Ustaz Salafi-Hijazi: Tokoh NU: Tidak Cocok Dengan NU

Hairul Alwan Senin, 28 Juni 2021 | 07:35 WIB

Sebut Khalid Basalamah Ustaz Salafi-Hijazi: Tokoh NU: Tidak Cocok Dengan NU
Ustaz Khalid Basalamah [Fadhilah Islam]

Taufik Damas bahkan menyebut Ustaz Khalid Basalamah tidak cocok dengan NU.

SuaraBanten.id - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) DKI Jakarta Taufik Damas sebut Ustaz Khalid Basalamah merupakan Ustaz Salafi-Hijazi. Taufik Damas bahkan menyebut Ustaz Khalid Basalamah tidak cocok dengan NU.

Pria yang menjabat selaku Wakil Katib Syuriyah NU DKI Jakarta, Kiai Taufik Damas singgung Ustaz Khalid Basalamah melalui cuitannya, Minggu (27/6/2021). Taufik Damas nilai sosok Khalid Basalamah.

Taufik Damas mengaku ada pihak yang memintanya untuk mengomentari artikel pemberitaan berjudul ‘Di Mako Paspamres Ustadz Khalid Basalamah Sampaikan Soal Halal’.

“Ada yang minta saya mengomentari ini. Baiklah…,” cuit Taufik Damas menyertakan link artikel pemberitaan terkait Ustaz Khalid Basalamah itu.

Baca Juga: Viral ABG Lakukan Gerakan Salat Sambil Merokok, Diduga Lecehkan Salat

Taufik Damas mengomentari artikel itu dengan menilai bahwa seharusnya umat harus mengetahui terlebih dulu siapa sosok Khalid Basalamah.

Menurut Taufik Damas, harus diketahui apa aliran keagamaan yang dianut Ustaz Khalid. Sebab, umat tidak boleh menolak seseorang hanya lantaran tidak menyukai orang tersebut.

“Menurut saya, kita harus tahu dulu siapa Ustadz Khalid Basalamah. Apa aliran keagamaannya. Kita tidak boleh menolak orang atas dasar tidak suka atau benci,” ujar Kiai Taufik.

Taufik Damas mengungkapkan bahwa Khalid Basalamah merupakan ustaz Salafi-Hijazi dimana prinsip aliran itu adalah melakukan purifikasi Islam.

Akan tetapi, lanjut Taufik, ustaz Salafi-Hijazi tidak anti terhadap pemerintah. Bahkan, menurut pandangan mereka nyinyir terhadap pemerintah merupakan perbuatan haram.

Baca Juga: Viral Cewek Seksi Foto Dengan Pasangan di KRL, Pose Ngangkang Disorot

“Khalid ini termasuk ustadz Salafi-Hijazi: prinsipnya adalah melakukan purifikasi Islam, tapi mereka tidak anti terhadap pemerintah. Jangankan menentang, nyinyir terhadap pemerintah saja haram menurut pandangan Salafi-Hijazi ini,” ungkapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait