Kunci dari menanam selada adalah menjaganya tetap lembap, segar, dan berair. Untuk itu, selain rutin menyiramnya, selada juga merupakan tanaman yang cocok untuk ditanam dengan metode hidroponik.
5. Bayam
Sayuran yang dikenal kaya akan zat besi ini juga merupakan salah satu sayuran favorit. Mulai dari sayur bayam bening, sampai campuran krim bayam untuk menjadi pendamping keripik, bayam merupakan sayuran yang lezat dan bermanfaat.
Proses penanaman bayam bisa dibilang cukup mudah, namun memakan waktu yang agak lama. Dimulai dengan penyemaian benih di tanah atau media tanam lain selama satu bulan.
Baca Juga:Moeldoko Minta Sejumlah Pihak Lakukan Riset untuk Tekan Angka Kematian Ibu
Saat kecambah sudah tumbuh, pindahkan kecambah bayam ke media tanam yang lebih besar, terutama bila ada lebih dari satu tanaman. Bayam yang ditanam terlalu rapat akan menyebabkannya tidak bisa tumbuh lebat.
6. Daun Bawang
Baik dijadikan pendamping saat makan ramen, dimakan bersama lumpia khas Semarang, atau ditumis sebagai bumbu, daun bawang memberikan rasa dan sensasi yang segar dan khas pada hidangan, terutama yang berkuah.
Keuntungan dari daun bawang, mereka bisa tumbuh subur di lahan yang sempit dan terbatas. Mau dimulai dari benih yang disemai ataupun batang daun bawang bagian bawah (yang berakar) yang sudah mulai bertumbuh.
Selanjutnya, Anda tinggal menyiramnya secara rutin setiap 1-2 hari sekali. Daun bawang sendiri tidak butuh terlalu banyak air. Namun, pastikan keadaannya tidak terlalu kering.
Baca Juga:Dipotong Gaji 50 Persen Dampak Pandemi, 5.800 Pilot dan Karyawan Garuda Hanya Bisa Pasrah
7. Kale