4 Fase Pemulihan setelah Perceraian, Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan

Penyembuhan diri dari luka pasca perceraian bisa sangat sulit.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
Minggu, 02 Mei 2021 | 14:51 WIB
4 Fase Pemulihan setelah Perceraian, Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan
Ilustrasi pasangan bertengkar. (Shutterstock)

SuaraBanten.id - Bagi banyak orang, perceraian terasa sangat berat dan menyakitkan. Walau perpisahan itu adalah keputusan Anda, tetap saja ada luka, amarah, rasa bersalah, atau bahkan ketakutan.

Rasa sakit yang timbul dari perceraian terkadang akan terasa tidak terkendali. Bahkan, jika itu adalah pilihan Anda, rasa sakit karena kehilangan bisa sangat berat.

Merangkum Psychology Today, berikut empat fase pemulihan dari perceraian:

Fase akut

Baca Juga:Fakta-Fakta Perceraian Aura Kasih dan Eryck Amaral, Setahun Tak Ada Nafkah

Seperti halnya luka parah, tahap pertama yang perlu dilalui terkait dengan menghentikan pendarahan.

Dalam fase ini, penting untuk memperhatikan emosi sebelum memikirkan keputusan besar apa pun. Anda mungkin akan merasa lepas kendali secara emosional atau 'lumpuh' karena syok.

Sangat penting untuk tidak membuat keputusan yang terburu-buru selama fase ini.

freepik.com/drobotdean
Ilustrasi pasangan bertengkar. (freepik.com/drobotdean)

Fase penerimaan

Setelah 'pendarahan' terkendali, Anda mulai bisa merawat lukanya. Hanya saja seperti kebanyakan luka, pendarahan tetap bisa muncul kembali jika luka tidak ditangani secara hati-hati.

Baca Juga:5 Fakta Perceraian Atalarik Syach dan Tsania Marwa, Masih Ribut soal Anak

Emosi pada fase ini bakal terasa bagai rollercoaster selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Anda akan beralih ke amarah ke kesedihan, dari ketakutan ke rasa malu atau rasa bersalah.

Ingatlah bahwa semua perasaan Anda adalah respon normal terhadap peristiwa yang menyakitkan. Seiring waktu, itu akan menjadi tenang jika dikendalikan.

Fase penyesuaian

Fase ini terjadi ketika Anda beradaptasi dengan keadaan baru. Anda bakal menjadi lebih kuat dan mampu berpikir lebih jernih, serta punya pemahaman lebih baik tentang situasi keuangan dan hukum perceraian.

Anda akan mulai membuat rencana, baik secara finansial maupun yang lain. Hal terpenting adalah menjaga diri Anda supaya tetap sehat dan kuat.

Fase peyembuhan

Penyembuhan membutuhkan waktu. Pada fase ini, habiskan lah waktu bersama keluarga, teman, dan pekerjaan.

Luangkan waktu untuk mengembangkan atau mendapatkan kembali minat lain. Menemukan aktivitas menyenangkan itu penting, tapi jangan terburu-buru berkencan atau menjalin hubungan baru setelah perceraian.

Ingatkan juga bahwa diri Anda layak dan pantas mendapatkan cinta baru yang tentunya lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak