alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kisruh Internal, SBY dan AHY Bakal Hilang Saat Gagal Pertahankan Demokrat

M Nurhadi Rabu, 10 Maret 2021 | 13:30 WIB

Kisruh Internal, SBY dan AHY Bakal Hilang Saat Gagal Pertahankan Demokrat
Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dicium keningnya oleh Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY (Instagram @agusyudhoyono)

Habis gimana ya, kekuatan dia cuma di Demokrat, kalau tidak lagi, ya dia akan hilang dari politik, ujar Denny.

SuaraBanten.id - Aktivis media sosial, Denny Siregar turut memprediksi masa depan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bila keduanya tidak lagi berada dalam perahu Partai Demokrat.

Hal lantaran menurutnya, Demokrat adalah satu-satunya tempat bagi bapak dan anak itu di politik Indonesia. Terlebih, AHY sama sekali belum memliki latar belakang maupun pengalaman politik.

“Keduanya akan hilang dari kancah politik. Habis apa yang bisa diunggulkan dari seorang AHY? Tidak ada hal yang membekas dari apa yang pernah dilakukan selain ganteng dan gagah,” kata Denny melalui Youtube 2045 yang dikutip dari Hops (jaringan Suara.com).

Meski memiliki trek politik yang cukup baik di masa lalu, menurut Denny, SBY akan kehilangan tempat di masyarakat bersama dengan trek buruknya.

Baca Juga: Ingin Dipolisikan Kubu Moeldoko, Andi Mallarangeng: Mereka Kehabisan Akal

Sementara, trek baik yang dilakukan SBY sudah dilupakan karena tertutupi kehadiran standar baru seorang presiden yang kini ditorehkan dengan baik oleh Jokowi.

“Habis gimana ya, kekuatan dia cuma di Demokrat, kalau tidak lagi, ya dia akan hilang dari politik,” ujarnya lagi.

Tangkapan layar foto Denny Siregar. [Instagram/@dennysirregar]
Tangkapan layar foto Denny Siregar. [Instagram/@dennysirregar]

Ia juga menyinggung kesalahan SBY yang menyeret AHY ke kancah politik dianggap prematur. Hal ini tak lain karena AHY saat itu memiliki karir cemerlang saat aktif sebagai anggota TNI.

“AHY ini kan, maaf ya, karbitan, tak pernah melakukan sesuatu yang membuat orang simpati kepadanya. Dia ini kan anaknya SBY dan Bu Anni yang dicopot bapaknya sendiri, karena hasrat politik bapaknya,” ungkap Denny.

Lebih jauh, ia menyarankan AHY agar berbisnis atau berwirausaha terlebih dahulu dibandingkan masuk ke kancag politik karena belum memiliki jejak bagus di bidang politik.

Baca Juga: Arus Bawah Jokowi Sebut Presiden Tak Akan Campuri Dualisme Demokrat

Denny juga menyinggung kiprah Moeldoko dalam upaya perebutan Demokrat dari tangan AHY dan SBY. Secara pribadi ia mengaku terkejut saat tahu Kepala Kantor Staff Kepresidenan (KSP) itu terlibat dalam keributan dan kudeta di Demokrat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait