alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Satu Penumpang Meninggal saat Perahu ke Pulo Tunda Banten Mengalami Karam

RR Ukirsari Manggalani Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:38 WIB

Satu Penumpang Meninggal saat Perahu ke Pulo Tunda Banten Mengalami Karam
Perahu motor dari Pelabuhan Karangantu tenggelam saat hendak ke Pulo Tunda [Bantennews.co.id/Istimewa]

Mengangkut pemancing, kapal karam akibat angin kencang.

SuaraBanten.id - Kapal KM. Sampoerna yang berangkat dari Pelabuhan Karangantu, Kota Serang mengalami kecelakaan pada Sabtu (27/2/2021) pukul 04.30 WIB. Saat itu posisinya tengah menuju perairan Pulau Tunda, Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa.

Dikutip dari Bantennews.co.id, jaringan SuaraBanten.id, kapal dengan nakhoda Rifai ini bertolak dari Pelabuhan Karangantu pada Jumat (26/2/2021), pukul 19.00 WIB. Kapal yang membawa enam orang pemancing dan empat kru kapal ini karam setelah dihantam angin kencang.

"Ya benar, info yang kami dapat, kapal sudah diketemukan," jelas Suwarsito, Humas Basarnas Serang pada Sabtu (27/2/2021).

Dari para korban, lima pemancing yang selamat adalah Suryadi Nugraha (44), dan Dwiyanto (40) warga Cakung Jakarta Timur, Alek Nugraha (38), Suhada (35), serta Darji (41) warga Kemayoran Jakarta Pusat. Sementara satu pemancing bernama Chairul Komarudin (45) warga Kemayoran, Jakarta Pusat dikabarkan meninggal dunia. Korban telah dibawa ke dermaga Karangantu.

Baca Juga: Sejarah Ki Jongjo, Mahapatih Penyebar Islam Pertama di Tanah Banten

Dan untuk kru kapal dari KM. Sampoerna yang selamat adalah Rifai, nakhoda dan tiga Anak Buah Kapal (ABK) yaitu Mursalin, Sihabudin, serta Andri.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait