Berlangsung Tertutup, Suntik Vaksin Pejabat di Banten Berakhir Ricuh

Para awak media yang meliput penyuntikan vaksin corona ke sejumlah pejabat di Banten tak percaya karena prosesnya berlangsung tertutup

Bangun Santoso
Kamis, 14 Januari 2021 | 11:50 WIB
Berlangsung Tertutup, Suntik Vaksin Pejabat di Banten Berakhir Ricuh
Suntik vaksin corona pejabat Banten

SuaraBanten.id - Proses penyuntikan vaksin Covid-19 kepada delapan kepala daerah di Provinsi Banten yang berlangsung di Pendopo Bupati Tangerang, Kamis (14/1/2021) berujung ricuh.

Dari pantauan Suara.com kericuhan terjadi setelah Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni disuntik vaksin corona. Usai disuntik, Andara Soni menemui awak media untuk memberi pernyataan.

"Saya baru selesai disuntik," katanya di depan awak media.

Pernyataan tersebut sontak mendapat respon dari wartawan yang tidak percaya akan pemberian vaksin tersebut.

Baca Juga:Tak Dapat Jatah Vaksin Sinovac, Gubernur Banten Siap Disuntik Vaksin Lain

"Enggak ada buktinya, kita enggak lihat, ulang lagi," timpal para wartawan diiringi sorakan.

Andra Soni melanjutkan pernyataannya, dengan bertanya kepada awak media.

"Coba cek protokol kesehatannya saya boleh disuntik ulang tidak," ujarnya.

Setelah itu, awak media meminta proses penyuntikan vaksin selanjutnya dilakukan di luar ruangan.

"Pak Kita pengen nanti selanjutnya (di luar ruangan), kita gimana mau ngasih tau ke masyarakat, wali kota, bupati dan pejabat lainnya divaksin," ujar para awak media.

Baca Juga:Wartawan Dilarang Liput Langsung Pejabat Banten Disuntik Vaksin Sinovac

Pernyataan para wartawan langsung ditimpali oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.

"Kalau enggak percaya ya udah sampein sana, ini (vaksin) Sinovac-nya udah ada tuh.
Kalau gak percaya ya sudah," ujar Wahidin sembari menunjuk cairan vaksin yang dipegang petugas kesehatan.

"Gimana kamu (wartawan) gak percaya itu," ucapnya sambil berjalan meninggalkan awak media.

"Tau gimana sih kalian," timpal Kepada Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Setelah sempat ricuh, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menemui awak media untuk mencari solusi atas hal tersebut.

"Bisa diperbolehkan masuk perwakilan lima orang," katanya.

Setelah itu, perwakilan awak media diperbolehkan masuk. Namun jumlahnya tidak seperti yang dikatakan Zaki yakni lima orang, perwakilan awak media yang boleh masuk hanya tiga orang saja.

Kontributor : Hairul Alwan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak