alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wartawan Dilarang Liput Langsung Pejabat Banten Disuntik Vaksin Sinovac

Pebriansyah Ariefana Kamis, 14 Januari 2021 | 07:20 WIB

Wartawan Dilarang Liput Langsung Pejabat Banten Disuntik Vaksin Sinovac
Gubernur Banten Wahidin Halim (tengah) memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi terkait Virus Corona di Pendopo Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Minggu (15/3). . [ANTARA FOTO/Fauzan]

Pelaksaan vaksinasi akan dilakukan di Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Kisamaun No 1, Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang.

SuaraBanten.id - Wartawan dilarang liput langsung pejabat Banten disuntik vaksin sinovac. Alasannya karena penerapan protokol kesehatan. 

Seluruh kepala daerah Provinsi Banten yang memenuhi syarat akan dilakukan vaksinasi Covid-19 Sinovac pada Kamis (14/1/2021) pagi ini.

Pelaksaan vaksinasi akan dilakukan di Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Kisamaun No 1, Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang, Tini Wartini menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan kepala daerah se-Provinsi Banten harus steril. 

Baca Juga: Percaya Pemerintah, Roger Danuarta dan Cut Meyriska Siap Divaksin

Dengan alasan itu, Tini mengatakan, saat pelaksanaan media dilarang untuk mengambil gambar dari jarak dekat.

"Jadi jadwalnya itu jam 09.00 WIB pagi akan dilakukan jumpa pers oleh pak Gubernur Banten (Wahidin Halim). Setelah itu selesai, baru pelaksanaan suntik vaksin dan media diharapkan tidak meliput," ujarnya dihubungi Suara.com, Rabu (13/1/2021).

Ia menambahkan, pihaknya akan menyediakan televisi siaran live yang bisa disaksikan di Pendopo Bupati Tangerang.

"Tapi nanti kita siapkan TV untuk media bisa melihat secara live nya. Jadi enggak boleh banyak orang berdekatan karena di suntik vaksin kondisinya harus tenang. Yang pasti disediakan TV, bukan layar yah, kalau layar besar," ungkapnya. 

Tini juga menyebutkan, vaksinasi hanya akan dilakukan oleh kepala daerah Provinsi Banten yang memenuhi syarat hasil kesehatan. 

Baca Juga: Pastikan Aman, Wagub DKI Ingatkan Denda Penolak Vaksin Covid-19

Gubernur Banten Wahidin Halim sudah dipastikan tidak di suntik vaksin Sinovac tersebut. Penyebabnya, dia melanjutkan, karena faktor usia. 

"Iya karena usia. Sebab yang di vaksin itu usia dari rentan 18 sampai 59 tahun. Jadi ada kriterianya yang bisa di vaksin. Enggak hanya suntik-suntik saja," sebutnya. 

Ia mengaku belum bisa memastikan nama-nama siapa saja yang akan di suntik vaksin besok. Namun, dia memastikan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar akan divaksin. 

"Saya harus pastikan dulu ke dinas kesehatan Provinsi, yah. Kalau dari Kabupaten Tangerang, pimpinan pak Bupati, sebagai kepala daerah dan kepala dinas kesehatan," paparnya. 

"(Sekda) Enggak, belum. Ini kan baru pertama, seperti simbolis saja. Setelah Presiden, dilanjutkan kepala daerah," sambungnya.

"(Wartawan) boleh di vaksin, nanti dikasih tempat ada arahan dari provinsi. Tapi, tidak bisa banyak. Karena kondisinya juga harus steril saat dilakukan vaksin."

Suara.com mendapatkan jadwal dan nama-nama yang bakal disuntik vaksin besok. Berikut adalah nama pejabat dan jadwalnya:

08.00 - 08.30 WIB. Undangan telah tiba (Kadinkes Prov,Kadinkes Kab. Tangerang,Komda KIPI Banten dan Tim Vaksinasi)
08.30 - 09.00 WIB. Undangan VIP (Gub,Wagub, Sekda Banten, Ketua DPRD Banten,Kapolda Banten,Danrem 064/MY, Kajati Banten,  Para Bupati dan Walikota) telah tiba
09.00 - 09.15 WIB. Keynote speech "GUBERNUR BANTEN"  (Jumpa Pers) 
09 15 - selesai.  Pelaksanaan Vaksinasi sesuai alur Pelayanan ( 4 Meja)
1 Dr. Almuktabar, M.Sc
2 Dr. dr. Ati Pramudji Hastuti, MARS 
3 Andra Soni
4 Irjen. Rudy Heriyanto Adinugroho
5 Gumuruh Winardjatmiko
6 DR.H.Asep N Mulyana,SH.M.HUM
7 Ahmed Zaki Iskandar Z.
8 Arief R Wismansyah Bsc., M. Kes
9 Airin Rachmi Diany, SH. MH
10 Hj. Irna Narulita, SE.
11 H. Syafrudin, S.Sos, M.Si
12 Hj. Ratu Tatu Chasanah SE., M.Ak.
13 Hj. Iti Octavia Jayabaya, SE., MM.
14 Dana Sujaksani

Kontributor : Ridsha Vimanda Nasution

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait