Kebakaran Hebat Pabrik Kimia di Cikande, Saksi Mata Sebut Api Dari Lantai 2

Berdasarkan informasi awal dari seorang karyawan bernama Nabawi dan Fauzi, mereka mengaku melihat ada konstan sumber api di lantai 2 pabrik.

M Nurhadi
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 20:43 WIB
Kebakaran Hebat Pabrik Kimia di Cikande, Saksi Mata Sebut Api Dari Lantai 2
Pabrik kimia PT Tunas Sumber Idekreasi Kimia (sebelumnya tertulis PT Sari Daya Plasindo) di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten kebakaran pada Jumat (23/10/2020) [Suara.com/Yandhi]

SuaraBanten.id - Dua karyawan yang bekerja di pabrik kimia resin PT Tunas Sumber Idekreasi Kimia (sebelumnya tertulis PT Sari Daya Plasindo) yang berlokasi di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten mengaku sempat melihat dugaan penyebab kebakaran.

Berdasarkan informasi awal dari seorang karyawan bernama Nabawi dan Fauzi, mereka mengaku melihat ada konstan sumber api di lantai 2 pabrik. Fauzi sempat berupaya memadamkan api menggunakan apar.

Namun, meski mereka berusaha memadamkan, api justru semakin besar dan membakar gedung. Bahkan, hingga berita ini ditulis atau diperkirakan lebih dari lima jam terbakar, api belum bisa dipadamkan.

"Ada lima mobil damkar, dua unit mobil dakmar dari Jawilan, dua unit dari BPBd Kabupaten Serang, satu unit mobil damkar dari PT. Nikomas Gemilang," kata Kapolres Serang Kabupaten, AKBP Mariyono, di lokasi kejadian, Jum'at (23/10/2020).

Baca Juga:Satu Karyawan Meninggal Dunia Dalam Peristiwa Kebakaran Pabrik di Serang

Dalam peristiwa tersebut, seorang berinisial DM (41), warga Kelapa Dua, Kelurahan Kagungan, Kota Serang, Banten meninggal dunia.

Selain itu, ada korban luka atas nama Imam Fauzi (30), warga Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten. Korban meninggal dunia dan luka saat ini sudah dievakuasi Puskesmas Cikande. 

"Keduanya sudah berada di Puskesmas. Setelah kita kumpulkan informasi, kejadian sekitar pukul 14.30 wib," ungkap AKBP Mariyono.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih didalami pihak kepolisian. Hingga kini, kepolisian belum bisa memastikan penyebab kebakaran dan kapan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lantaran harus menunggu api padam dan suhu ruangan tidak panas.

"(Olah TKP) nanti menunggu api padam, sekarang kan belum padam apinya," kata AKBP Mariyono.

Baca Juga:Sekeluarga Tewas Terbakar di Tangerang, Polisi Selidik Dugaan Tindak Pidana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak