alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Satu Karyawan Meninggal Dunia Dalam Peristiwa Kebakaran Pabrik di Serang

M Nurhadi Jum'at, 23 Oktober 2020 | 20:20 WIB

Satu Karyawan Meninggal Dunia Dalam Peristiwa Kebakaran Pabrik di Serang
Kebakaran hebat terjadi di PT Tunas Sumber Ideakreasi Kimia yang berada di Jalan Raya Rangkas Bitung kilometer 2 Cikande, Serang Jumat (23/10/2020) [Instagram/Info.banten]

"Keduanya sudah berada di Puskesmas. Setelah kita kumpulkan informasi, kejadian sekitar pukul 14.30 wib," kata Kapolres Serang Kabupaten, AKBP Mariyono.

SuaraBanten.id - Kebakaran pabrik kimia PT Tunas Sumber Idekreasi Kimia (sebelumnya tertulis PT Sari Daya Plasindo) di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, menelan korban jiwa.

Satu orang pekerjanya berinisial DM (41), warga Kelapa Dua, Kelurahan Kagungan, Kota Serang, Banten meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Selain itu, ada korban luka atas nama Imam Fauzi (30), warga Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten. Korban meninggal dunia dan luka saat ini sudah dievakuasi Puskesmas Cikande. 

"Keduanya sudah berada di Puskesmas. Setelah kita kumpulkan informasi, kejadian sekitar pukul 14.30 wib," kata Kapolres Serang Kabupaten, AKBP Mariyono, di lokasi kejadian, Jum'at (23/10/2020).

Sementara, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran. Namun berdasarkan informasi awal, Seorang karyawan bernama Nabawi dan Fauzi mengaku melihat ada konstan api di lantai II pabrik. Fauzi sempat berupaya memadamkan api menggunakan apar.

Namun, meski sudah berusaha dipadamkan, api malah semakin besar dan membakar gedung. Bahkan, hingga berita ini ditulis atau lebih dari lima jam terbakar, api belum bisa dipadamkan.

"Ada lima mobil damkar, dua unit mobil dakmar dari Jawilan, dua unit dari BPBd Kabupaten Serang, satu unit mobil damkar dari PT. Nikomas Gemilang," terangnya.

Pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab kebakaran dan kapan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Karena harus menunggu api padam dan suhu ruangan tidak panas lagi.

"(Olah TKP) nanti menunggu api padam, sekarang kan belum padam apinya," jelasnya.

Kontributor : Yandhi Deslatama

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait