Pulau Panaitan, Tempat Selancar dan Diving di Banten Kaya Sejarah Kuno

Gunung Raksa yang memiliki tinggi 360 Mdpl bisa diakses para wisatawan. Tidak hanya Arca Ganesha, dulu di puncak gunung ini juga ditemukan Arca Siwa.

M Nurhadi
Sabtu, 10 Oktober 2020 | 14:31 WIB
Pulau Panaitan, Tempat Selancar dan Diving di Banten Kaya Sejarah Kuno
Ombak di Pulau Panaitan (Joshua Jati Johan/Google Maps)

SuaraBanten.id - Bagi anda yang memiliki hobi berselancar atau menekuni olahraga surfing sudah pasti akrab dengan istilah one palm points, napalms, apocalypse, dan pussy.

Istilah-istilah tersebut dalah sebutan bagi ombak yang ada di Pantai Pulau Panaitan, Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang.

Pulau Panaitan yang termasuk di dalam gugusan Pulau Melayu, Provinsi Banten ini adalah surga tersembunyi di ujung barat Pulau Jawa. Meski demikian, ombak yang menjadi favorit para peselancar biasanya hanya bisa ditemui pada waktu-waktu tertentu seperti pada April sampai November.

Pada bulan-bulan itu, banyak wisatawan dari belahan dunia sengaja datang ke Pulau Panaitan untuk menikmati tarian ombak.

Baca Juga:Jadi Korban Kekerasan, Atlet Selancar Alih Profesi Jadi Bintang Porno

Selain itu Pulau ini juga, memiliki spot diving atau menyelam karena di bawah laut Pantai Pulau ini tumbuh terumbu karang yang sangat mempesona.

Salah seorang guide lokal di pulau itu, Heryanto mengaku, tidak jarang dia menjadi guide dari wisatawan berbagai belahan dunia, Amerika, Hawai bahkan Amerika Latin.

Meski demikian, ia mengungkapkan pada Bantenhits (jaringan Suara.com) wabah virus corona memang sangat berdampak pada kunjungan wisatawan ke pulau tersebut.

Peninggalan Sejarah

Melansir dari situs resmi Taman Nasional Ujung Kulon, pulau dengan luas 17.000 hektar ini memiliki nilai sejarah sejak peradaban Hindu kuno. Hal itu dibuktikan dengan adanya arca atau patung batu Ganesha di Puncak Gunung Raksa.

Baca Juga:Hilang 2 Tahun, Papan Selancar Milik Pria Hawaii Ditemukan di Filipina

Gunung Raksa yang memiliki tinggi 360 Mdpl bisa diakses para wisatawan. Tidak hanya Arca Ganesha, dulu di puncak gunung ini juga ditemukan Arca Siwa.

Namun sayangnya Arca Siwa sudah tidak ditemukan lagi sekarang, karena hilang di curi oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Meski akhirnya berhasil ditemukan kembali, Arca itu tidak dibawa lagi ke tempat asalnya, melainkan disimpan di Museum sri Baduga, Bandung. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak