Sempat Timbulkan Kemacetan, Aksi Buruh di Cikande Bubar Dengan Damai

"Kita sudah membuktikan bahwa hari ini kita sudah melawan pemerintah. Besok kita lakukan lagi perlawanan ini. Besok kita lanjutkan lagi perjuangan kita," kata koordinator aksi

M Nurhadi
Selasa, 06 Oktober 2020 | 12:19 WIB
Sempat Timbulkan Kemacetan, Aksi Buruh di Cikande Bubar Dengan Damai
Ratusan buruh Kabupaten Serang, Banten, berdemonstrasi di depan PT Parkland World Indonesia (PWI), Selasa (6/10/2020) [Suara.com/Yandhi]

SuaraBanten.id - Ratusan buruh Kabupaten Serang, Banten, melakukan unjuk rasa di depan PT Parkland World Indonesia (PWI). Tuntutan mereka sama, menolak pengesahan Undang-undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker).

Demonstrasi tersebut sempat menimbulkan kemacetan lalu lintas menuju dan keluar Gerbang Tol (GT) Cikande, hingga depan kawasan industri Modern Cikande.

Namun, setelah beberapa jam massa akhirnya kembali masuk untuk bekerja dan tidak melakukan mogok kerja nasional.

"Ingat, kita tidak mendemo perusahaan, tapi kita mendemo pemerintah dan DPR, yang telah mengesahkan Undang-undang omnibus law. Sehingga kita masuk kerja kembali. Saya harus gentle mengakui, bahwa surat ijin yang disampaikan ke pihak kepolisian merupakan demonstrasi bukan mogok kerja," kata Ketua SPN PWI dalam orasinya, Selasa (06/10/2020).

Baca Juga:Serikat Pekerja BUMN Lebih Pilih Kerja Ketimbang Demo Seperti Buruh

Aksi unjuk rasa diklaim akan kembali dilakukan esok hari, Rabu (6/10/2020). Namun kali ini massa membubarkan diri dengan damai.

"Kita sudah membuktikan bahwa hari ini, kita sudah melawan pemerintah. Besok kita lakukan lagi perlawanan ini. Besok kita lanjutkan lagi perjuangan kita," kata orator lainnya, dari atas meja kecil yang di jadikan pangggung, Selasa (05/10/2020).

Pantauan Suara.com, di Kawasan Industri Modern Cikande, sejumlah buruh berkumpul dalam jumlah kecil di depan tempat mereka bekerja. Kemudian, GT Ciujung dan GT Cikande di jaga ketat oleh pihak kepolisian. Karena sebelumnya beredar informasi, massa buruh akan berdemonstrasi hingga sore hari dan menutup akses gerbang tol.

"Ada 400 personil yang berjaga, termasuk dari Brimob. Brimob berjaga di gerbang tol," kata Kapolsek Cukande Kompol Ridzky Salatun, saat ditemui di lokasi unjuk rasa, Selasa (05/10/2020).

Kontributor : Yandhi Deslatama

Baca Juga:Heboh Surat Batal Mogok Nasional, KSPI: Upaya Lemahkan Aksi Buruh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak