Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Atasi Kemacetan, Flyover di Jalan Sudirman Kota Serang Akan Dibangun 2022

M Nurhadi Sabtu, 19 September 2020 | 07:44 WIB

Atasi Kemacetan, Flyover di Jalan Sudirman Kota Serang Akan Dibangun 2022
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. [Suara.com/Sapulloh]

Selain itu, usulan ini didasarkan pada kondisi kemacetan di Kota Serang sebagai pusat pemerintahan provinsi, ujar Andika.

SuaraBanten.id - Saat mendampingi rombongan kunjungan kerja Komisi V DPR dalam peninjauan bakal lokasi pembangunan Flyover Jalan Jenderal Sudirman, Kota Serang, Kamis (17/9/2020), Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mendorong prioritas dari Kementerian PUPR.

Menurutnya, prioritas itu yakni dalam pembangunan flyover di Kota Serang tersebut agar dapat segera dimanfaatkan untuk masyarakat khususnya mengurai kemacetan di ibukota Provinsi Banten yakni Kota Serang.

“Alhamdulillah tadi Pak Ridwan (Wakil Ketua Komisi V DPR Ridwan Bae) berjanji akan mendorong PUPR untuk melakukan penganggaran di (APBN) 2021 terkait perencanaannya, sehingga 2022 bisa dibangun,” kata Wagub kepada pers usai mendampingi kunker Komisi V DPR tersebut.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur di Kota Serang sebagai ibukota provinsi guna mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar di Provinsi Banten.

“Selain itu, usulan ini didasarkan pada kondisi kemacetan di Kota Serang sebagai pusat pemerintahan provinsi,” ujar Andika, kepada Bantennews (jaringan Suara.com).

Lokasi rencana Flyover Sudirman berada pada Jalan Nasional yakni di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Cimuncang, Kota Serang.

Pembangunan Flyover Sudirman ini merupakan bentuk dukungan penanganan jaringan jalan perkotaan yang terencana, dimana untuk perlintasan rel kereta api dan jalan arteri tidak sebidang jalan untuk mengurangi terjadinya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas sesuai dengan Permenhub 94 Tahun 2018.

Flyover tersebut direncanakan memiliki panjang 745,96 m dengan lebar lalu lintas 14 m untuk 2 jalur. Beban maksimum kendaraan yang diperbolehkan melintas sebesar 50 ton.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait