Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pelaku Wanita Mutilasi Kalibata City Sempat Viral, Disebut Pelakor

M Nurhadi Jum'at, 18 September 2020 | 15:19 WIB

Pelaku Wanita Mutilasi Kalibata City Sempat Viral, Disebut Pelakor
Laeli Atik Supriyatin alias LAS (27) dan Djumadil Al Fajar alias DAF (26), pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap Rinaldi Harley Wismanu (32) di Apartemen Kalibata City. [Suara.com/Muhammad Yasir]

Laeli Atik sempat viral tahun 2019 lalu karena diduga terlibat skandal dengan pasangannya.

SuaraBanten.id - Kasus pembunuhan dan mutilasi Kalibata City menggemparkan masyarakat Indonesia. Kasus yang berawal dari perkenalan di salah satu aplikasi kencan online ini melibatkan dua pelaku yakni Laeli Atik dan Djumadil Al Fajri.

Belakangan, masa lalu keduanya kembali diusut oleh para warganet di media sosial Twitter. Setahun ke belakang sebelum terjadinya peristiwa ini, keduanya diduga terlibat skandal.

Diunggah oleh akun Twitter @nezasy**, ia mengunggah jepretan layar cuitan sebuah akun atas nama @bngn****** yang diduga merupakan mantan istri dari pelaku Fajri.

Dalam cuitannya tersebut, sang mantan istri Fajri sudah merelakan suaminya untuk memilih pergi bersama Laeli Atik meninggalkan keluarganya.

"(Blur-in dikit) Laeli Atik Supriyatin. Aku udah tahu kamu sepenuhnya, Mbak. Jadi mulai sekarang aku diem. Diem gangguin kamu atau pacarmu. Aku lagi tunggu tanggal tayangnya aja #AkuMensJanganSentuhAkuYa," tulis akun Bunga pada tahun 2019 disertai unggahan foto Laeli, yang diakses Suarabanten.id pada Jumat (18/9/2020).

Dalam unggahan itu menunjukkan pula foto Laeli. Selain itu, sejumlah jepretan layar lainnya mengatakan bahwa Laeli dan Fajri hidup bersama dengan membawa anaknya yang berinisial RN. Utasan tersebut, berdasarkan penelusuran akun @batasnaluri sempat viral dan menjadi trending topic di Twitter pada Oktober 2019.

Setahun setelahnya, jepretan tersebut kembali viral sebab Laeli dan Fajri ditangkap polisi karena terbukti melakukan pembunuhan dan mutilasi atas korban bernama Rinaldi Harley Wismanu.

Di depan polisi, para tersangka mengaku membunuh Rinaldi di salah satu apartemen di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat pada 9 September 2020 lalu.

Pelaku mengenal korban melalui aplikasi kencan Tinder. Setelah dekat dan beberapa melakukan komunikasi intens, keduanya kemudian sepakat bertemu di apartemen di Pasar Baru.

Tanpa diketahui korban, keduanya Kedua tersangka sebelumnya telah menyewa apartemen selama 6 hari, dari 7 hingga 12 september 2020.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait