Indeks Terpopuler News Lifestyle

Camat Ajak Pilih Lagi Irna Narulita Jadi Bupati Pandeglang saat Bagi BLT

Pebriansyah Ariefana Senin, 10 Agustus 2020 | 12:51 WIB

Camat Ajak Pilih Lagi Irna Narulita Jadi Bupati Pandeglang saat Bagi BLT
Bupati Pandeglang Irna Narulita (SuaraBanten.id/Saepulloh)

Video berdurasi 59 detik itu diduga diambil nampak diambil secara diam-diam.

SuaraBanten.id - Sebuah video ajak untuk mendukung petahana Bupati Pandeglang Irna Narulita di Pilkada 2020 kembali beredar di media sosial. Video itu memperlihatkan seorang yang tengah berbicara diduga orang tersebut Camat Cigeulis Subro yang meminta dukungan kepada Emak-emak yang hadir dalam ruangan tersebut.

Video berdurasi 59 detik itu diduga diambil nampak diambil secara diam-diam.

Di belakangnya terdapat sebuah spanduk, terlihat sebagai tulisannya Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dan Desa (BLT) Desa Tarumanagara. Kendati spanduk tersebut tidak begitu jelas, belum diketahui acara dan kapan peristiwa tersebut terjadi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Pandeglang Ade Mulyadi mengatakan, beredarnya video tersebut tengah ditindaklanjuti oleh Panwascam Cigeulis, lantaran video tersebut sudah beredar sejak kemarin.

"Informasi sedang ditindaklanjuti oleh Panwas Kecamatan, karena dari kemarin sudah beredar. Kita minta ke Panwas Kecamatan untuk ditindaklanjuti," kata Ade saat dikonfirmasi SuaraBanten.id, Senin (10/8/2020).

Untuk itu Bawaslu masih menunggu informasi dari Panwascam Cigeulis untuk melakukan tindakan selanjutnya. Ade juga belum bisa memastikan orang dalam video tersebut apakah Camat Cigeulis.

"Kita masih menunggu informasi dari Panwas Kecamatan kapan kejadiannya dan dimana," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pelaksana Harian Panwascam Cigeulis Endim Sukarna membenarkan adanya video yang beredar tersebut.

Saat ini pihaknya tengah melakukan investasi dan melakukan kroscek pengambilan lokasi di video tersebut.

"Kami kebetulan baru tahu kemarin terus kami baru mengkaji bersama kawan-kawan. Hari ini kita akan terjun ke lokasi dimana video dibuat," terang Endim.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait