Tega! Pasutri Kuras Puluhan Juta Tabungan Orang Tua Angkat yang Buta Huruf

Rizki Nurmansyah
Tega! Pasutri Kuras Puluhan Juta Tabungan Orang Tua Angkat yang Buta Huruf
Salah satu tersangka (baju merah) penipuan dan penggelapan uang diamankan polisi. [Foto: Batamnews]

Pasutri ini memanfaatkan surat kuasa itu untuk mengambil uang milik RF di rekening tabungan bank.

SuaraBanten.id - Pelarian pasangan suami-istri (pasutri), NW dan A, akhirnya berakhir pada, Selasa (15/7/2020), setelah buron terkait kasus penipuan dan penggelapan.

Pasutri ini tertangkap saat berada di sebuah rumah kos kawasan Bengkong, Batam.

"Kami amankan di Batam. Saat ini masih dalam penyelidikan," kata Kasi Humas Polsek Tanjungpinang Kota Aipda Budi Rahmat Indra dikutip dari Batamnews—jaringan Suara.com—Rabu (15/7/2020).

Kasus penipuan dan penggelapan ini berawal saat NW dan A diserahkan surat kuasa oleh korban RF (62) yang meminta dibantu mengurus BPJS.

Namun niat jahat muncul. Pasutri ini memanfaatkan surat kuasa itu untuk mengambil uang milik RF di rekening tabungan bank.

Mereka mendapatkan tanda tangan dan identitas lain milik korban.

Lalu mengambil buku tabungan bank milik korban yang berisikan uang senilai Rp 60 juta pada Januari 2020 lalu.

Tersangka meminta tanda tangan surat kuasa untuk mengurus BPJS.

"Karena korban itu sudah tua dan tidak bisa baca, jadi ditandatangani saja," jelas Budi.

Para tersangka beralasan dengan pihak bank, bahwa RF sedang dalam keadaan sakit.

Mereka membawa segala dokumen yang dibutuhkan serta surat kuasa tersebut.

"Setelah mendapatkan uang itu kedua pelaku langsung kembali ke Batam, mereka memang tinggal di Batam, kejadiannya pada Januari 2020 lalu," sebutnya.

Pada saat RF ingin mengambil uangnya di bank, saldo di buku tabungannya sudah ludes.

"Pelaku terlacak setelah ditelusuri dari pihak bank oleh korban," tandasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS