Balita Korban DBD yang Meninggal di Sumur, Penghuni Huntara Tsunami Banten

Selain Reva, ada juga warga huntara lainnya yang disebut terjangkit DBD dan saat ini tengah mendapat perawatan di Puskesmas Sumur.

Chandra Iswinarno
Rabu, 15 Januari 2020 | 15:31 WIB
Balita Korban DBD yang Meninggal di Sumur, Penghuni Huntara Tsunami Banten
Kondisi Huntara Tsunami Banten yang merupakan salah satu daerah endemik DBD di Pandeglang. [Suara.com/Saepulloh]

SuaraBanten.id - Salah satu penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang ternyata masih berusia empat tahun bernama Reva Aulia. Anak ketiga dari pasangan suami istri (pasutri) Eman Rusmana (38) dan Ene (33) itu meninggal dunia pada Minggu (12/1/2020) lalu setelah menjalani perawatan di RSUD Berkah Pandeglang.

Pasutri ini merupakan korban tsunami Banten tahun lalu yang menghuni di Hunian Sementara ( Huntara) yang berlokasi di Kampung Sumur Jaya, Kecamatan Sumur. Sebelumnya meninggal Reva mengalami demam tinggi.

Salah satu warga Huntara Ranta membenarkan, jika salah satu putri dari korban huntara meninggal dunia karena menderita DBD. Selain Reva, ada juga warga huntara lainnya yang disebut terjangkit DBD dan saat ini tengah mendapat perawatan di Puskesmas Sumur.

"Yang kemarin itu anaknya bapak Eman Rusmana umur empat tahun yang sudah menjadi bukti karena meninggal dunia karena terjangkit DBD. Sekarang yang masih di Puskesmas Sumur, anaknya Junaedi. Sama penyakitnya kena DBD," ungkap Ranta saat dikonfirmasi di huntara kepada Suara.com pada Rabu (15/1/2020).

Baca Juga:Kasus DBD di Pandeglang Meningkat, Bupati Irna: Semoga Ini Tidak Menyebar

Sejauh ini belum ada pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Pemkab Pandeglang terhadap warga Huntara. Padahal, lokasi yang di tempatinya rawan terhadap wabah DBD. Diakuinya, sebelum ada wabah DBD, petugas medis memang menyarankan warga yang sakit untuk datang ke Puskesmas.

"Beberapa bulan ini memang belum ada cek kesehatan sebelumnya ada, bahkan ada juga penyuluhan dari dokter,Memang sebelumnya ada DBD berhubung sebelum ada penyerangan DBD atau penyakit DBD, makanya kami belum bisa melapor," katanya.

Sementara Kepala Puskemas Kesehatan Masyarakat (PKM) Sumur, Eha Julaeha membenarkan jika ada satu warga huntara positif terjangkit DBD dan mendapatkan perawatan di Puskesmas.

"Kaya positif DBD, (orangnya) juga dirawat di sini," katanya.

Kontributor : Saepulloh

Baca Juga:Awal Tahun, 22 Warga Pandeglang Terjangkit DBD, Satu Meninggal Dunia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak