Andi Ahmad S
Kamis, 11 Juni 2026 | 19:18 WIB
Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo meminta siswa MA Al-I’Anah melawan hoax dan disinformasi, Kamis 11 Juni 2026. [Hairul Alwan/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Jurnalis Parlemen Cilegon menyelenggarakan program Jurnalis Mengajar di MA Al-I’Anah, Cilegon, pada 11 Juni 2026 untuk meningkatkan literasi media.
  • Siswa diminta bersikap skeptis dan selektif terhadap informasi di media sosial guna mencegah penyebaran hoax serta disinformasi.
  • Pemerintah Kota Cilegon berkomitmen mendukung keberlanjutan program edukasi ini agar jangkauan literasi digital siswa dapat terus diperluas.

Manajer Corporate Secretary PT Krakatau Baja Industri (PT KBI), Vicky Mohamad Rosyad mengungkapkan, pada era distruktif seperti saat ini penting kiranya bagi Gen Z untuk membekali diri menyaring informasi yang beredar.

“Kita menggandeng media untuk menjaga kebenaran yang harus kita percayai. Kita punya sejarah peradaban bisa rusak karena distruktif informasi,” ujarnya.

Sementara itu, Pengawas Yayasan Al-I’Anah, KH. Ahmad Sulthon mengungkapkan, dengan bekal ilmu jurnalistik yang diberikan rekan-rekan media yang tergabung dalam Jurnalis Parlemen Cilegon, siswa dapat menangkal berita-berita tidak benar.

“Jadi apabila ada berita kita kriscek dulu, benar atau tidak. Mudah-mudahan dapat menghantarkan tidak hanya ilmu agama, tapi juga ilmu lain,” ungkapnya.

Reporter : Hairul Alwan

Load More