Ilustrasi kecelakaan maut di Pandeglang Banten
Baca 10 detik
- Seorang ASN menabrak kerumunan di SDN Sukaratu 5 Pandeglang, mengakibatkan seorang murid dan satu penjual jajanan meninggal dunia.
- Polres Pandeglang menangguhkan penahanan pengemudi yang sedang sakit, namun tetap melanjutkan proses hukum dengan memeriksa 12 orang saksi.
- Penyidik masih menunggu hasil gelar perkara untuk menentukan unsur pidana terkait insiden kecelakaan maut yang terjadi tersebut.
5. Proses Hukum Tetap Berlanjut Menunggu Hasil Gelar Perkara
Meskipun pengemudi ditangguhkan penahanannya, AKP Burhanudin Surya Muhamad menegaskan bahwa penyidik masih menggelar perkara untuk menentukan unsur pidana dalam kasus kecelakaan ini.
"Penyidik masih mendalami hasil pemeriksaan saksi dan korban. Keputusan menunggu hasil gelar perkara,” kata Surya, dilansir dari BantenNews - jaringan Suara.com, Senin (4/5/2026)."
Unit Laka Lantas Polres Pandeglang masih terus melakukan proses penyelidikan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dari para saksi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
Berita Terkait
-
Update Kecelakaan SDN Sukaratu 5: Polisi Tunggu Gelar Perkara, Pengemudi Tidak Ditahan
-
Dua Pejabat Beda Suara: BPKAD Sebut WFH ASN Tak Hemat APBD, BKPSDM Klaim Efisien
-
Samudra Hindia Barat Lampung hingga Jawa Tengah Rawan Gelombang Tinggi, Cek Daftarnya!
-
Pencari Kerja Jangan Takut Lapor! Andra Soni Bersih-bersih Praktik Pungli Rekrutmen di Banten
-
Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter, BMKG Minta Warga Pesisir Selat Sunda dan Lebak Berhati-hati
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
Terkini
-
Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane
-
10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda
-
PAN Cilegon Bidik Kursi Ketua DPRD dan Wali Kota, Yandri Susanto Dorong Dede Rohana Maju 2029
-
World Cleanup Day 2026, JHL Group Gandeng Banksasuci Bersihkan Sampah di Sungai Cisadane
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah