- Pemprov Banten membentuk Desk Ketenagakerjaan bersama Polda Banten untuk memberantas pungli dan percaloan dalam rekrutmen tenaga kerja.
- Gubernur Andra Soni menegaskan komitmen penindakan tegas bagi pelaku kejahatan percaloan berdasarkan laporan resmi dari masyarakat.
- Langkah strategis ini dilakukan untuk menciptakan iklim investasi sehat sesuai arahan Presiden guna menjamin keadilan pekerja.
SuaraBanten.id - Sebuah langkah progresif dan tegas diambil oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
Pemprov Banten secara resmi membentuk Desk Ketenagakerjaan sebagai strategi untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli) dan percaloan dalam proses rekrutmen tenaga kerja di wilayah tersebut.
Inisiatif ini diharapkan mampu memberikan keadilan bagi para pencari kerja dan menciptakan iklim investasi yang sehat.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa kehadiran desk ini, yang melibatkan unsur Kepolisian Daerah (Polda) Banten, merupakan bentuk komitmen kepemimpinannya untuk menciptakan tata kelola ketenagakerjaan yang bersih.
"Percaloan itu adalah kejahatan. Kami bersama Bapak Kapolda Banten sepakat untuk bersama-sama akan menindak siapapun yang terlibat," ujar Andra Soni saat menghadiri kegiatan May Day 2026 yang digelar Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang di Cikande.
Andra mengakui bahwa praktik percaloan seringkali sulit dibuktikan secara hukum meski isunya santer terdengar di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk berani melapor jika menemukan indikasi praktik tersebut.
Menurut dia, aduan dari masyarakat akan menjadi dasar bagi Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan tindakan tegas.
“Ibu Bupati sudah membentuk Satgas. Kami juga di Provinsi sudah membentuk desk ketenagakerjaan yang di dalamnya ada Kapolda juga,” katanya.
Pemerintah Provinsi Banten juga memastikan penyelarasan langkah ini dengan rekomendasi Presiden Prabowo, Subianto, terkait perlindungan tenaga kerja, guna memberikan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat Banten dalam memperoleh pekerjaan yang layak.
Baca Juga: Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter, BMKG Minta Warga Pesisir Selat Sunda dan Lebak Berhati-hati
Menanggapi langkah tersebut, Ketua ASPSB Kabupaten Serang, Asep Saefullah, meminta agar penindakan dilakukan secara menyeluruh, mengingat praktik pungli diduga melibatkan jaringan internal maupun eksternal di berbagai sektor industri. [Antara].
Berita Terkait
-
Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter, BMKG Minta Warga Pesisir Selat Sunda dan Lebak Berhati-hati
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang
-
Tempuh 50 Km Pakai Motor, Nana Rela Libur Narik Bus Demi Temani Putri Tercinta Ujian
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi