Andi Ahmad S
Rabu, 29 April 2026 | 23:27 WIB
Kepala DPMPTSP Banten Virgojanti [Yandi Sofyan/SuaraBanten]
Baca 10 detik
  • Pemprov Banten mendorong investasi di wilayah Selatan guna mencapai target investasi nasional sebesar Rp150 triliun pada 2026.
  • DPMPTSP Banten mempromosikan sektor pariwisata, ekonomi baru, dan ekonomi hijau di Lebak serta Pandeglang bagi para investor.
  • Pemerintah memperbaiki infrastruktur dan membangun wilayah strategis untuk memeratakan pembangunan serta mengembangkan industri di Banten Selatan.

SuaraBanten.id - Demi mengejar taget investasi di tahun 2026 sebesar Rp150 triliun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten membuka peluang bagi para investor untuk berinvestasi di wilayah Selatan, seperti Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang guna mengurangi kesenjangan pembangunan.

Disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten, Virgojanti, wilayah Banten Selatan memiliki potensi investasi unggulan di sektor pariwisata, ekonomi baru dan ekonomi hijau.

Diakui Virgojanti, kondisi wilayah di Banten Selatan terbilang cukup strategis bagi para investor lantaran kondisi geografis yang masih hutan dan berada di areal pesisir pantai.

"Kami ingin investasi berwawasan lingkungan. Ya ini harus kita jaga keberlanjutannya. Karena apa? Wilayah Selatan itu kan secara fungsi tata ruangnya kan wilayah konservasi. Jadi wilayah Selatan punya peran yang cukup strategis juga untuk wilayah-wilayah lainnya yang ada di Provinsi Banten," kata Virgojanti, Rabu (29/4/2026).

Oleh sebab itu, diakui Virgojanti, serangkaian perbaikan dan pembangunan di wilayah Banten Selatan dilakukan guna menarik minat para investor untuk mau berinvestasi sehingga dapat mengembangkan sektor industri di Provinsi Banten.

"Kita juga kan Banten ini terus melakukan upaya perluasan, perbaikan infrastruktur, pemerataan, apalagi sekarang Pak Gubernur itu kan beliau sedang konsen juga nih ke wilayah Selatan. Jadi ya harapannya mudah-mudahan industri hulu ke hilir di Banten bisa berkembang juga di sana (Banten Selatan)," ungkapnya.

Virgojanti mengaku, pihaknya optimis target tahunan sebesar Rp150 triliun bisa terpenuhi lantaran realisasi investasi di triwulan I tahun 2026 menempatkan Provinsi Banten dalam 3 besar nasional.

"Alhamdulillah realisasi investasi di Banten, di triwulan I ini kita masuk 3 besar nasional ya, di mana realisasi investasi di Banten mencapai Rp34,4 triliun atau 6,9 persen dari total nasional. Mudah-mudahan kita bisa mempertahankan sampai akhir tahun," tandasnya.

Kontributor : Yandi Sofyan

Baca Juga: Tempuh 50 Km Pakai Motor, Nana Rela Libur Narik Bus Demi Temani Putri Tercinta Ujian

Load More