- Masyarakat Baduy akan menggelar ritual Seba pada 23-26 April 2026 di Kabupaten Lebak, Pandeglang, hingga Kota Serang.
- Ritual ini bertujuan menyampaikan hasil bumi serta laporan kondisi alam kepada pemerintah daerah sebagai bentuk silaturahmi adat.
- Perayaan tahun ini lebih meriah karena melibatkan kesenian lintas budaya, pemutaran film, dan kehadiran diplomat dari sepuluh negara.
SuaraBanten.id - Tradisi tahunan Seba Baduy kembali akan digelar oleh ribuan masyarakat suku Baduy di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten! Ritual adat yang sarat makna ini selalu menjadi daya tarik tersendiri.
Namun, Seba Baduy 2026 kali ini dipastikan akan berbeda dan lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya, dengan berbagai kejutan dan elemen inklusif yang siap memukau.
Rangkaian prosesi budaya, penyerahan hasil bumi, hingga berbagai kegiatan publik ini akan berlangsung mulai tanggal 23-24 April di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, serta puncaknya pada 25-26 April di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang.
Berikut adalah 5 alasan kenapa kamu wajib banget nonton dan jadi saksi langsung tradisi Seba Baduy 2026 ini:
1. Tradisi Sakral Setelah Puasa Adat Kawalu
Seba Baduy bukan sekadar festival, melainkan ritual adat yang sangat sakral bagi masyarakat Baduy. Pelaksanaannya digelar setelah mereka menjalani masa Kawalu atau puasa adat.
Ribuan warga Baduy akan berjalan kaki menuju pusat pemerintahan Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Provinsi Banten, sambil membawa seserahan berupa hasil bumi.
Ini adalah bentuk silaturahmi sekaligus penyampaian pesan dari masyarakat adat ke para pemerintahan daerah yang sah, sebagai bentuk laporan kondisi alam di sana.
"Seba itu bukan upeti yang dibawa, hasil tanaman, hasil bumi itu bukan upeti, tapi bentuk laporan mereka kalau kondisi tanaman di sana masih tumbuh," jelas Kabid Kebudayaan Disdikbud Banten, Rohaendi.
Baca Juga: Seba Baduy 2026 Mendunia! Diplomat 10 Negara Siap Saksi Ritual Adat dan Budaya Banten
2. Libatkan Kesenian Lintas Budaya: Ada Barongsai Hingga Gambang Kromong!
Ini dia yang paling bikin Seba Baduy 2026 beda! Rohaendi mengatakan, rangkaian Seba Baduy tahun ini akan melibatkan sejumlah kesenian yang berasal dari luar Provinsi Banten.
Ini adalah permintaan langsung dari pihak masyarakat adat Baduy sebagai bentuk hiburan setelah melakukan ritual adat, namun tetap dikemas secara inklusif.
"Saya tanya 'Ro pengen nonton apa?', dia jawab 'kesenian yang di Tangerang itu Pak', wah berarti barongsai, terus musik etnik gambang kromong, ada ondel-ondel dari Banten namanya Pepetan Wewe. Terus marching band," kata Rohaendi.
Bayangkan, perpaduan tradisi Baduy dengan Barongsai, Gambang Kromong, dan marching band! Ini akan menjadi tontonan yang sangat unik dan kaya budaya.
3. Nonton Film Layar Tancap Barry Prima dan Wayang Golek!
Berita Terkait
-
Seba Baduy 2026 Mendunia! Diplomat 10 Negara Siap Saksi Ritual Adat dan Budaya Banten
-
'Saya Bukan Minta Uang', Anggota DPRD Lebak Semprot Kadis yang Cuek Saat Koordinasi
-
Pansus LKPj Bongkar Borok Pemkot Cilegon: Angka Pengangguran dan Kematian Ibu Melonjak
-
Bermasalah! 20 SPPG di Banten Kena Suspend, Terbanyak di Lebak dan Pandeglang
-
Niat Ambil Tutup Pipa yang Jatuh, Muhammad Irfan Malah Tersedot ke Dalam Aliran Irigasi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September