- Tim SAR gabungan memperluas penyisiran hingga Gunung Anak Krakatau pada hari kedelapan pencarian kapal jurnalis yang hilang.
- Penyisiran menggunakan sea rider dan drone pada sektor C tersebut belum membuahkan hasil karena objek kapal tidak ditemukan.
- Operasi pencarian delapan korban hilang akan dilanjutkan kembali melibatkan 20 armada kapal pada Rabu tanggal 16 September.
SuaraBanten.id - Operasi pencarian hari kedelapan terhadap kapal cepat rombongan jurnalis yang hilang di Selat Sunda belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan bahkan telah menyisir hingga jarak 500 meter dari pesisir Gunung Anak Krakatau (GAK).
Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menjelaskan bahwa penyisiran ketat telah dilakukan menggunakan sea rider dan pemantauan udara.
"Tim SAR di lapangan sempat menurunkan sea rider dan menerbangkan drone dengan jarak kurang lebih 500 meter dari pesisir Gunung Anak Krakatau untuk menindaklanjuti informasi yang beredar. Namun, setelah di-cross-check, hasilnya masih nihil," ujar Al Amrad dalam konferensi pers di Posko Utama SAR Gabungan, Pantai Carita, Pandeglang, Selasa petang.
Amrad menjelaskan secara merinci bahwa lokasi yang dijangkau tersebut berada di kawasan perairan timur laut Pulau Panaitan menuju pesisir Gunung Anak Krakatau atau masuk wilayah pencarian sektor C.
Basarnas mengerahkan KN SAR Tetuka dan beberapa armada laut lainnya untuk memverifikasi laporan itu.
Adapun lokasi tersebut dituju setelah sebelumnya, Posko Utama SAR menerima informasi melalui unggahan media sosial bahwa ada diduga objek kapal cepat Arupadhatu 1 yang hilang.
"Jadi teman-teman di lapangan bermain dengan waktu untuk memastikannya dengan informasi yang kami dapatkan dan setelah mereka melakukan cross check tentang informasi tersebut itu hasilnya nihil," kata dia menegaskan.
Hasil serupa juga dikonfirmasi tim SAR gabungan dari lima area sasaran penyisiran lainnya, termasuk wilayah perairan Pulau Enggano, Bengkulu dan Lampung.
"Penyisiran perairan dari setiap sektor lain yang berlangsung 9-10 jam. Juga nihil," kata dia menambahkan.
Baca Juga: Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
Operasi SAR terhadap delapan penumpang kapal cepat Arupadhatu 1 itu akan kembali dilanjutkan pada Rabu (16/9), atau sekaligus hari kesembilan itu melibatkan sedikitnya 20 armada kapal unsur utama SAR, di antaranya Kapal SAR Basarnas, Kapal TNI Angkatan Laut, Kapal Polairud Polda Banten.
Sebanyak delapan orang yang dalam pencarian terdiri atas lima jurnalis, yakni M Bagus Khoirunnas (Kantor Berita ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhistiro (iNews), Firdaus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas), sedangkan tiga lainnya, yakni Warta (kapten kapal), Surakman (ABK), serta Heriyanto (pemandu).
Mereka dilaporkan hilang kontak, saat melaksanakan pelayaran untuk peliputan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau via Pandeglang, Banten, Senin (7/9) siang pukul 14.00 Wib.
Amrad memastikan bahwa demi keselamatan maka pergerakan tim SAR gabungan tetap dilakukan atas pemantauan ketat terhadap prakiraan cuaca dan gelombang laut dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), juga aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berdasarkan rekomendasi berkala dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). [Antara].
Berita Terkait
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu