- Untirta resmi mengeluarkan mahasiswa berinisial MZ karena melakukan pelecehan seksual dengan merekam dosen di toilet kampus.
- Keputusan pemberhentian tetap diambil oleh Rektor Untirta berdasarkan rekomendasi Satgas PPKS setelah melakukan investigasi internal kampus.
- Selain sanksi akademik, korban melaporkan tindakan penganiayaan fisik yang dilakukan MZ ke pihak kepolisian untuk diproses hukum.
SuaraBanten.id - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang secara resmi telah mengeluarkan atau drop out (DO) seorang mahasiswa berinisial MZ yang kedapatan telah melakukan pelecehan seksual dengan cara merekam seorang dosen saat di toilet kampus.
Dalam surat keputusan yang ditanda tangani langsung oleh Rektor Untirta Fatah Sulaeman, disebutkan bahwa pemberian sanksi administratif berat berupa pemutusan studi atau pemberhentian tetap telah diberikan terhadap pelaku kekerasan seksual berinisial MZ.
"Memberikan sanksi administratif tingkat berat terhadap pelaku kekerasan berupa pemutusan studi/pemberhentian tetap sebagai mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa atas nama Moch Zidan nomor induk mahasiswa 5504230072 mahasiswa program studi D3 Perbankan dan Keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis," tulis surat keputusan Rektor Untirta.
Saat dikonfirmasi, Sub Koordinator Humas dan Protokol Untirta Adhitya Angga Pratama membenarkan bahwa pelaku pelecehan seksual terhadap seorang dosen perempuan telah diberhentikan oleh pihak kampus. Menurutnya, keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil koordinasi tim Satgas PPKS dengan Civitas Akademik Untirta.
"Betul (diberhentikan). Tentu dengan adanya pengambilan keputusan ini, kita memutuskan ini (diberhentikan) karena kita punya Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual," kata Adhitya, Selasa (14/4/2026).
Disampaikan Adhitya, dari hasil penelusuran tim Satgas PPKS Untirta, belum ditemukan adanya korban lain baik dari mahasiswa atau dosen yang turut direkam oleh pelaku MZ.
"Hasil temuan satgas itu dia (pelaku) merekan di hari yang sama pada saat itu, ya cuma itu aja (korbannya). Iya (baru dosen). Dan saat itu juga diminta keterangan sama satgas, dia ngomong cuma di hari itu yang ada di handphonenya, sama yang lainnya di luar," ungkapnya.
Selain dugaan tindak pelecehan seksual, dikatakan Adhitya, korban berinisial LK turut melaporkan adanya dugaan tindak penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku MZ ke pihak kepolisian.
"Jadi menurut keterangan satgas dan di-BAP juga muncul, bahwa ketika si pelaku ini kepergok dan dipegang bajunya sama korban biar ga lari, itu si pelaku mukul pakai handphonenya ke korban, mukul tangan korban, sampai divisum juga," tandasnya.
Baca Juga: Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
-
Kelakuan Bejat Mahasiswa Untirta: Tak Hanya Rekam Dosen di Toilet, Pernah Beraksi di SPBU
-
Mahasiswa Perekam Dosen di Toilet Untirta Segera Jadi Tersangka
-
ASN Kota Tangerang Mulai WFH, Cek Daftar Layanan yang Tetap Buka
-
Viral Video Pengakuan Pelajar Magang Dilecehkan di Greenotel Cilegon, Polisi Mulai Periksa Terlapor
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Satu Tahun Ratu Zakiyah-Najib, Program Pendidikan dan Kesehatan Tuai Apresiasi Dewan
-
PAN Cilegon Siapkan Strategi Menang Pemilu 2029, Fokus Konsolidasi hingga Pendataan Relawan
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Wabup vs Bapperida, Kebijakan TPA Bojong Menteng Serang Terpecah Belah?
-
Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Demokrat Kritik Lambannya OPD dan Sengkarut Sampah di Serang