Eko Faizin
Rabu, 18 Maret 2026 | 11:34 WIB
Sejumlah pengendara mudik Lebaran saat beristirahat di tepi jalan Raya Tangerang-Serang menuju Merak. [Antara/Azmi Samsul M]
Baca 10 detik
  • Para pemudik sepeda motor memadati jalan arteri Tangerang-Serang menuju Pelabuhan Merak.
  • Pemotor tersebut memilih perjalanan pada malam hari lantaran untuk menghindari panas saat siang.
  • Mereka mudik di malam juga untuk mengejar waktu perjalanan ke lokasi penyeberangan lebih awal.

Mengingat, kata dia, pada pekan ini libur atau cuti bersama bagi pekerja hingga ASN sudah mulai berlangsung.

"Untuk puncak arus mudik diprediksi di tanggal 18 Maret 2026, mengingat dari jajaran Pegawai Negeri maupun karyawan itu libur bersama," katanya.

Asep menyebut, untuk menghadapi lonjakan peningkatan volume arus lalu lintas ini sejumlah petugas gabungan akan lebih berkonsentrasi pada jalur arus mudik maupun arus balik lebaran seperti di titik rawan kemacetan hingga rest area Tol Tangerang-Merak.

Kemudian, berdasarkan analisa data pergerakan lalu lintas pada mudik Lebaran ini juga diperkirakan terjadi arus baliknya terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026.

"Untuk arus balik diprediksi di tanggal 24 dan 25, berakhirnya libur bersama," ucapnya.

Dia mengungkapkan, sejumlah rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mengendalikan kedaraan yang masuk jalur Kabupaten Tangerang, baik di Tol maupun Arteri.

Kemudian untuk menangani kepadatan tersebut pihaknya juga bakal berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai operator dan pengelola jalan Tol, Jasa Marga serta Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang.

"Antisipasi dilakukan dengan mendirikan sebanyak 12 pos pengamanan dan pos pelayanan pemudik. Kami sudah mempersiapkan salah satunya personel pergelaran dari mulai perbatasan Metro atau Tangsel sampai ke perbatasan Kabupaten Serang. Untuk di Tolnya, ada dua pos pelayanan yaitu di Km 43 dan Km 45," kata dia. (Antara)

Load More