- BPBD Lebak menetapkan status siaga darurat kekeringan hingga 14 Agustus 2026 untuk merespons krisis air.
- Petugas telah mendistribusikan 153.000 liter air bersih gratis kepada 7.000 kepala keluarga di 18 desa.
- Penyaluran bantuan air bersih dilakukan menggunakan tiga armada tangki untuk mengatasi sumur warga yang mengering.
SuaraBanten.id - Ancaman kemarau panjang makin mengkhawatirkan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, resmi menetapkan status Siaga Darurat Kekeringan untuk merespons krisis air yang terus meluas.
Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, menyatakan pada Sabtu bahwa status siaga darurat ini akan berlaku selama dua pekan ke depan, atau hingga 14 Agustus 2026.
Merespons penetapan tersebut, armada tangki air bersih kini diterjunkan setiap hari menyisir desa-desa pelosok. Pasokan ini sangat dinantikan warga yang mulai kesulitan memenuhi kebutuhan dasar harian seperti mandi, cuci, dan kakus (MCK).
Hingga saat ini, pihaknya telah mendistribusikan air bersih 153.000 liter dengan penerima manfaat 7.000 kepala keluarga (KK) tersebar di 18 desa di tujuh kecamatan, yakni Warunggunung, Wanasalam, Sajira, Cimarga, Leuwidamar, Curugbitung, dan Cilograng.
Ia memperkirakan krisis air bersih melanda kecamatan lainnya karena berdasarkan pemetaan daerah rawan kekeringan tercatat 90 desa di 23 kecamatan.
"Kami menyiapkan tiga armada kendaraan tangki, juga dibantu oleh relawan Tagana, Provinsi Banten, dan perusahaan lainnya," katanya.
Selama ini, katanya, pasokan air bersih hingga lokasi sesuai permintaan telah berjalan lancar, dengan masyarakat mengantre secara tertib.
BPBD Lebak kini telah memiliki jadwal pendistribusian air bersih untuk masyarakat yang dilanda krisis air bersih.
Apabila masyarakat mengajukan permintaan pasokan air bersih, kata dia, prosedurnya diajukan kepada aparat desa dan melaporkan melalui WhatsApp ke Kantor BPBD Lebak.
Baca Juga: TPA Dengung Lebak Banten Terbakar
"Kami menyalurkan air bersih gratis, tanpa dipungut biaya, karena merupakan bagian pelayanan terhadap masyarakat," katanya.
Sejumlah warga Sajira, Kabupaten Lebak mengaku bahwa masyarakat merasa senang setelah mendapatkan pasokan air bersih dari BPBD Lebak.
Krisis air bersih melanda wilayah itu sudah satu bulan terakhir karena sumur mengering.
"Kami sekarang bisa memenuhi kebutuhan MCK untuk tiga hari ke depan dari bantuan air bersih BPBD Lebak," kata Ata, warga Sajira. [Antara].
Berita Terkait
-
TPA Dengung Lebak Banten Terbakar
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia
-
Judol dan Pinjol Intai Buruh Banten, Ada Pekerja Terlilit Utang Miliaran hingga Kena PHK
-
Pilot Malaysia Terbangkan Pesawat ke Indonesia dalam Kondisi Positif Kokain hingga Ekstasi
-
Tergiur Upah Rp220 Juta, Pilot Asal Malaysia Nekat Selundupkan 25 Kg Ekstasi ke Indonesia