- BPBD dan Tagana mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kemarau panjang di sejumlah desa Kabupaten Lebak, Banten.
- Pemerintah daerah menyediakan tiga unit armada tangki untuk melayani 90 desa rawan kekeringan di 23 kecamatan tersebut.
- Masyarakat yang mengalami krisis air dapat mengajukan permohonan bantuan secara gratis melalui pesan WhatsApp kepada BPBD Lebak.
SuaraBanten.id - Dampak kemarau panjang kian meluas di Kabupaten Lebak, Banten. Merespons krisis tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) bergerak cepat mendistribusikan pasokan air bersih ke sejumlah desa yang mulai kekeringan.
Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, menegaskan bahwa pemerintah daerah siap siaga membantu warga yang kesulitan mendapat air. Masyarakat yang wilayahnya mulai mengering diimbau untuk segera mengajukan permohonan bantuan air bersih.
Permohonan pengajuan air bersih secara gratis, sedangkan caranya warga menyampaikan melalui WhatsApp ke BPBD Lebak, dengan diketahui kepala desa setempat.
BPBD dengan relawan Tagana Lebak berkolaborasi mendistribusikan air bersih bagi masyarakat yang mengalami krisis air.
Pihaknya hari ini mendistribusikan air bersih untuk warga Cibuah Nangklak RT 016 RW 005 Warunggunung dengan jumlah 47 kepala keluarga (KK) dengan 156 jiwa dan jumlah air 5.000 liter.
Selanjutnya, pendistribusian air bersih untuk warga Cibuah Masigit RT 007 dan RT 009 RW 004 Warunggunung dengan jumlah 93 KK, dan 331 jiwa serta 5.000 liter.
"Kami berharap masyarakat yang mendapatkan bantuan pendistribusian air bersih mencukupi untuk keperluan MCK selama beberapa hari ke depan," kata Sukanta.
Ia mengatakan masyarakat berpotensi mengalami krisis air bersih karena berbagai faktor, di antaranya penyusutan sumber akibat kekeringan, dampak kemarau panjang.
Selain itu, belum mendapatkan jaringan pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat.
Baca Juga: Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
Berdasarkan hasil pemetaan wilayah Kabupaten Lebak yang masuk rawan krisis air bersih tercatat 90 desa di 23 kecamatan.
"Kami mempersiapkan tiga unit armada kendaraan tangki untuk penyaluran air bersih ke desa-desa yang mengalami krisis air bersih," katanya.
Suryadi, warga Warunggunung, Kabupaten Lebak mengaku bahwa masyarakat merasa senang setelah mendapatkan pasokan air bersih dari BPBD dan relawan Tagana.
Ia menyebut krisis air bersih yang melanda wilayah itu sudah berlangsung tiga pekan terakhir dengan kondisi sumur mengering.
"Kami berharap pendistribusian air bersih bisa dilakukan setiap pekan untuk memenuhi untuk keperluan MCK saat musim kemarau," katanya. [Antara].
Berita Terkait
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan
-
Akses Utama Cilograng Lebak Terputus Akibat Longsor, Warga: Tanah Masih Terus Bergerak
-
Cipanas Diterjang Banjir, Wabup Lebak Amir Hamzah Turun Langsung Sisir Permukiman Warga
-
Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu