- Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah meninjau lokasi banjir di Kecamatan Cipanas pada Sabtu, 16 Mei 2026.
- Pemerintah memprioritaskan evakuasi warga terdampak, distribusi logistik, serta pendataan kerusakan infrastruktur secara akurat dan cepat.
- Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang memicu luapan sungai dan tanah longsor.
SuaraBanten.id - Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, melakukan gerak cepat dengan meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kecamatan Cipanas pada Sabtu (16/05/2026).
Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memastikan penanganan darurat bencana berjalan cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat.
Didampingi sejumlah pejabat strategis, termasuk Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesra, jajaran Dinas Sosial, Dinas PUPR, BPBD, serta unsur Forkopimcam Cipanas, rombongan menyusuri kawasan pemukiman yang terendam air.
Dalam peninjauan tersebut, Amir Hamzah tidak hanya melihat kondisi infrastruktur yang rusak, tetapi juga berdialog langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi dan keluhan mereka. Kehadiran pimpinan daerah di lokasi bencana menjadi simbol kehadiran negara dalam situasi kritis.
“Kehadiran kami di sini untuk memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebak hadir di tengah kesulitan warga. Fokus utama kita saat ini adalah keselamatan warga, evakuasi ke tempat aman, dan pemenuhan kebutuhan logistik dasar,” ujar Amir Hamzah dilansir dari BantenNews -jaringan Suara.com, Minggu (17/5/2026).
Dalam arahannya, Wabup menekankan dua langkah prioritas, yakni percepatan evakuasi dan distribusi logistik bagi warga terdampak, serta percepatan mitigasi dan pendataan kerusakan secara akurat.
Ia meminta BPBD bersama pihak kecamatan segera memetakan kerusakan infrastruktur dan mendata kerugian warga agar proses pemulihan pascabencana dapat segera diusulkan dan ditangani.
Banjir yang melanda Kecamatan Cipanas dipicu hujan deras disertai angin kencang yang menyebabkan debit sungai meningkat hingga meluap ke permukiman warga.
Pemerintah Kabupaten Lebak juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu.
Baca Juga: Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
Berita Terkait
-
Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
-
Fakta di Balik Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Lebak: Pelaku dan Korban Alami Keterbatasan Mental
-
Cuma 3 Jam dari Jakarta! Temukan Keajaiban Alam Perawan dan Kearifan Baduy di Lebak
-
Babak Baru Konflik Lebak: Bupati Hasbi Sambangi Rumah Wabup Amir Hamzah, Sepakat Damai?
-
Etika Bupati Lebak Hasbi Dinilai Meresahkan, Ulama dan Aktivis Diminta Bersatu Lakukan Pemakzulan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Kabut Asap TPA Jatiwaringin Sasar Pemukiman, 52 Warga Tangerang Dievakuasi
-
TPA Jatiwaringin Mauk Terbakar 15 Hektare, Kabupaten Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat
-
Chandra Asri Dorong Media Lokal Punya Bisnis Berkelanjutan
-
Trafik Media Turun hingga 70 Persen Akibat AI, Ini Kata Akademisi Monash University
-
TPA Jatiwaringin Membara, Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang Hanguskan 2 Hektare Lahan Sampah