- Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya terlibat cekcok dengan Wakil Bupati Amir Hamzah saat acara halal bihalal, Senin (30/3/2026).
- Tokoh pemuda Rohman mendesak masyarakat melakukan pemakzulan terhadap Bupati Hasbi karena dianggap melanggar etika dan melakukan tindak kekerasan fisik.
- Ketegangan dipicu pernyataan Bupati yang menyinggung status mantan narapidana Wakil Bupati di depan pegawai Pemkab Kabupaten Lebak.
SuaraBanten.id - Ketegangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak pasca-cekcok terbuka antara Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah di acara halal bihalal, kini memasuki babak yang lebih serius.
Tokoh Pemuda Kabupaten Lebak, Rohman secara mengejutkan mengajak masyarakat, aktivis, dan ulama untuk bersatu melakukan pemakzulan terhadap Bupati Lebak Hasbi.
Pernyataan Rohman ini dilontarkan sebagai respons atas apa yang ia nilai sebagai pelanggaran etika serius yang dilakukan Bupati Hasbi di momen sakral pasca-Lebaran.
Rohman menilai bahwa Bupati Lebak Hasbi Jayabaya etikanya tidak dijaga. Padahal, menurutnya, momen halal bihalal seharusnya menjadi waktu untuk saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi, bukan malah menciptakan kegaduhan dan mengungkapkan hinaan.
"Waktunya halal bihalal malah mengungkapkan hinaan, ini sebetulnya etikanya sebagai bupati tidak dijaga, adabnya tidak dijaga, kalau saya pribadi mendorong untuk masyarakat Lebak, aktivis, ulama semua bersatu, untuk memakzulkan Bupati," kata Rohman, seperti dilansir dari unggahan instagram Bantenraya, Rabu (1/4/2026).
Desakan pemakzulan ini muncul karena Rohman merasa etika Bupati sudah sangat meresahkan. Ia tidak hanya merujuk pada insiden di halal bihalal, tetapi juga menyinggung adanya dugaan lain.
"Kenapa? karena etikanya sudah meresahkan, karena itu etikanya sudah meresahkan, kemarin ada informasi salah satu kepala dinas diduga dipukul sampai berdarah, terus dihina-hina wakil bupati etikanya tidak dijaga, ini etikanya meresahkan," sambungnya.
Pernyataan Rohman ini membawa kasus ini ke dimensi yang lebih kompleks, bukan hanya cekcok verbal, tetapi juga dugaan pelanggaran yang lebih serius seperti kekerasan fisik terhadap pejabat daerah.
Jika dugaan pemukulan kepala dinas ini benar, tentu akan menjadi perhatian serius dan memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Viral Kericuhan di Rangkasbitung, Mantan Anggota DPRD: Pemimpin Jangan Saling Bermusuhan
Diberitakan sebelumnya, acara halal bihalal para pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak pada Senin (30/3/2026), nyaris ricuh antara Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya dengan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah.
Suasana memanas saat Hasbi dalam sambutannya di Pendopo Bupati Lebak di hadapan para pegawai Pemkab Lebak menyoroti kebijakan yang dilakukan oleh wakilnya tersebut yang dianggapnya telah melanggar aturan.
"Wakil bupati dalam undang-undang ASN pasal 66, tuh tugasnya wakil bupati. Enggak boleh wakil bupati panggil-panggil kepala dinas ke rumahnya," kata Hasbi.
"Kalau di pasal 66 dituliskan bila didelegasikan atau bupati halangan, hanya begitu. Tugas wakil bupati tuh pasal 66. Emang kita negara apa? Kita ini negara hukum," imbuhnya.
Kondisi semakin memanas saat Hasbi menyinggung waklilnya harus bisa bersyukur meski statusnya sebagai mantan narapidana namun tetap bisa menjadi pejabat daerah di Kabupaten Lebak.
Sekedar informasi, Amir Hamzah sempat menjalani masa tahanan atas kasus penyuapan dalam pengurusan sengketa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Lebak tahun 2014 silam.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Kericuhan di Rangkasbitung, Mantan Anggota DPRD: Pemimpin Jangan Saling Bermusuhan
-
Di Balik Cekcok dengan Wabup, Ternyata Segini Total Kekayaan Bupati Lebak Hasbi Jayabaya
-
Profil Bupati Lebak Hasbi Jayabaya: Pewaris Dinasti Besar Viral Usai 'Semprot' Wakilnya Mantan Napi
-
Harga BBM Batal Naik, ASN Banten Diminta WFH Hari Jumat Demi Hemat Energi
-
Pasca Perang Dingin di Halal Bihalal, Bupati Lebak Mendadak Temui Gubernur Banten
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
TV Changhong 32 Inch Garansi Resmi Menjadi Pilihan Terbaik
-
Ratusan Kilometer Tanpa Alas Kaki: Kisah Sarip dan Samid, Kakak Beradik Badui Penjual Madu Odeng