- Bupati Lebak, Moch. Hasbi Jayabaya, menemui Gubernur Banten pada Selasa (31/3/2026) pasca polemik dengan Wakil Bupati Amir Hamzah.
- Bupati Hasbi mengklaim kunjungan tersebut hanya untuk koordinasi biasa dan masalah dengan wakilnya telah selesai.
- Pertemuan tidak dihadiri Wakil Bupati Amir Hamzah, memicu spekulasi mengenai penyelesaian konflik internal Pemkab Lebak.
SuaraBanten.id - Pasca polemik cekcok terbuka dengan Wakil Bupati Amir Hamzah di acara halal bihalal, Bupati Lebak, Moch. Hasbi Jayabaya, mendatangi kantor Gubernur Banten pada Selasa (31/3/2026).
Kunjungan ini sontak memicu spekulasi bahwa pertemuan tersebut akan membahas konflik internal di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak yang sempat menjadi sorotan publik.
Hasbi terlihat keluar dari ruang kerja gubernur sekitar pukul 11.38 WIB. Ia datang sendiri, tanpa didampingi wakilnya, dan langsung menuju kendaraan dinasnya.
Saat dicegat wartawan, Bupati Hasbi memilih irit bicara dan menepis isu bahwa pertemuannya dengan Gubernur membahas konflik dengan Wakil Bupati Amir Hamzah.
Ia hanya mengatakan bahwa kunjungannya adalah untuk koordinasi biasa.
“Koordinasi saja dengan Pak Gubernur,” ujar Hasbi, singkat.
Ketika ditanya lebih jauh soal polemik dengan Wakil Bupati Amir, Hasbi mengklaim bahwa masalah itu sudah tuntas.
“Sudah selesai,” katanya singkat, dilansir dari bantenNews -jaringan Suara.com.
Sebelum segera masuk ke mobil dengan pengawalan dan mengabaikan pertanyaan lanjutan dari awak media.
Baca Juga: 7 Fakta Panas Cekcok Bupati vs Wabup Lebak: Dari Pelanggaran UU ASN hingga Serangan Personal
Sikap ini menunjukkan upaya Hasbi untuk meredakan isu tersebut, setidaknya di depan publik.
Yang menarik, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah tidak terlihat mendampingi Hasbi dalam pertemuan tersebut.
Hingga kini, belum ada kepastian apakah ia akan menyusul atau memang tidak diundang dalam pertemuan dengan Gubernur.
Absennya Amir Hamzah dari pertemuan ini tentu memunculkan pertanyaan lanjutan mengenai apakah konflik yang diklaim sudah selesai oleh Bupati Hasbi benar-benar sudah berakhir.
Sebelumnya, dalam acara halal bihalal para pegawai Pemkab Lebak, Bupati Hasbi secara terbuka mengkritik Wakil Bupati Amir Hamzah, menyinggung pelanggaran Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) Pasal 66 dan bahkan menyinggung status Amir Hamzah sebagai mantan narapidana. Kritik pedas ini memicu emosi Wakil Bupati yang kemudian memilih meninggalkan acara.
Tag
Berita Terkait
-
7 Fakta Panas Cekcok Bupati vs Wabup Lebak: Dari Pelanggaran UU ASN hingga Serangan Personal
-
Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar
-
Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD
-
Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?
-
Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
60 Purna PMI di Cirebon Mendapat Pelatihan Kewirausahaan dari BRI Peduli
-
Banten Media Hub 2026, Suwarjono Dorong Media Lokal Punya Unit Usaha
-
PAN Cilegon Pasang 8 Formatur di Tingkat DPC, Muscab Digelar Serentak
-
Anak Berbakat Terancam Gagal Kuliah, 60.000 Calon Mahasiswa Jalur SNBP Mundur Massal?
-
Bawa-bawa Logo Koperasi di Pesan Kesehatan, Strategi Komunikasi Pemasaran Aqua Menuai Kritik