- Insiden nyaris ricuh terjadi antara Bupati dan Wakil Bupati Lebak di acara halal bihalal Pemkab pada Senin (30/3/2026).
- Bupati Hasbi mengkritik kebijakan Wakil Bupati Amir Hamzah dianggap melanggar UU ASN dan menyindir statusnya sebagai mantan narapidana.
- Wakil Bupati Amir Hamzah emosi, meninggalkan acara, dan menyesalkan pernyataan Bupati yang dianggap tidak beretika di depan ASN.
SuaraBanten.id - Sebuah insiden yang menggegerkan sekaligus memicu ketegangan politik lokal terjadi di Kabupaten Lebak.
Acara halal bihalal para pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak pada Senin (30/3/2026), nyaris ricuh antara Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya dengan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah.
Kejadian ini terekam jelas di Pendopo Bupati Lebak, di hadapan para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ketegangan bermula saat Bupati Hasbi, dalam sambutannya, secara terbuka menyoroti kebijakan wakilnya yang dianggap melanggar aturan.
Berikut adalah 7 Fakta Kunci mengenai drama cekcok terbuka antara Bupati dan Wakil Bupati Lebak:
1. Kritik Terbuka Bupati Hasbi Terkait Pelanggaran UU ASN Pasal 66.
Bupati Hasbi secara eksplisit mengkritik Wakil Bupati Amir Hamzah karena kerap memanggil kepala dinas ke rumahnya.
Menurut Hasbi, tindakan tersebut melanggar UU ASN Pasal 66, yang membatasi tugas Wakil Bupati hanya jika didelegasikan atau Bupati berhalangan.
"Enggak boleh wakil bupati panggil-panggil kepala dinas ke rumahnya," tegas Hasbi.
2. Sindiran Pedas Mengenai Status Mantan Narapidana
Baca Juga: Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar
Kondisi semakin memanas saat Bupati Hasbi melontarkan sindiran personal, menyinggung status Amir Hamzah sebagai mantan narapidana.
"Uyuhan bae mantan narapidana geus jadi wakil bupati, bersyukur (masih mending mantan narapidana sudah jadi wakil bupati, bersyukur)," ujar Hasbi.
3. Latar Belakang Wakil Bupati sebagai Mantan Narapidana Kasus Suap Pilkada
Informasi menyebutkan, Amir Hamzah sempat menjalani masa tahanan atas kasus penyuapan dalam pengurusan sengketa Pilkada Kabupaten Lebak tahun 2014 silam, yang menjadi dasar sindiran Bupati.
4. Reaksi Emosional Wakil Bupati Amir Hamzah
Mendengar pernyataan Bupati, Amir Hamzah terlihat sangat emosi. Ia berdiri dari tempat duduknya dan mencoba mendekati Hasbi, namun upaya tersebut urung dilakukan karena dihadang oleh sejumlah pegawai yang mencoba melerai.
Tag
Berita Terkait
-
Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar
-
Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD
-
Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?
-
Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya
-
Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
TV Changhong 32 Inch Garansi Resmi Menjadi Pilihan Terbaik
-
Ratusan Kilometer Tanpa Alas Kaki: Kisah Sarip dan Samid, Kakak Beradik Badui Penjual Madu Odeng