- Warga Kampung Tambang Ayam, Kabupaten Serang, menemukan seorang bayi di halaman rumah warga pada Minggu, 17 Mei 2026.
- Penemuan bungkusan berisi bayi tersebut memicu kegemparan serta rasa prihatin mendalam bagi seluruh masyarakat di lingkungan sekitar.
- Aparat kepolisian sedang melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa pembuangan bayi tersebut.
SuaraBanten.id - Warga Kampung Tambang Ayam, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, dikejutkan dengan penemuan sesosok bayi di halaman rumah salah seorang warga pada Minggu (17/5/2026). Peristiwa ini seketika memicu kegemparan di tengah masyarakat setempat.
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan. Penemuan ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang kemudian melaporkannya kepada pihak berwajib.
Menurut keterangan saksi mata, penemuan ini bermula dari kecurigaan warga terhadap sebuah bungkusan yang terletak di area halaman rumah. Ahmad (43), salah seorang warga sekitar, menceritakan detik-detik mencekam saat identitas bungkusan tersebut terungkap.
“Awalnya warga kira cuma bungkusan biasa yang dibuang orang. Pas dicek lebih teliti, ternyata isinya bayi. Semua warga langsung heboh dan banyak yang tidak menyangka ada kejadian sepert ini di kampung kami,” ungkap Ahmad dilansir dari BantenNews -jaringan Suara.com, Minggu (17/5/2026).
Warga lainnya, Siti (38), mengatakan lokasi penemuan berada di halaman rumah warga dan pertama kali diketahui saat warga melintas di sekitar lokasi.
“Kami berharap pelakunya cepat ditemukan. Kasihan bayinya, warga juga sangat prihatin dengan kejadian ini,” katanya.
Hingga saat ini aparat kepolisian dan pihak terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik dugaan pembuangan bayi tersebut.
Petugas juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar tempat penemuan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar karena dinilai sangat memprihatinkan dan tidak biasa terjadi di wilayah tersebut.
Baca Juga: Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
Berita Terkait
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Ratusan Kilometer Tanpa Alas Kaki: Kisah Sarip dan Samid, Kakak Beradik Badui Penjual Madu Odeng
-
Gubernur Banten: RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI yang Sedang Dinonaktifkan
-
6 Fakta Vonis Eks Anggota DPRD Kota Serang Wahyu Papat dalam Kasus Penggelapan Tanah
-
Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri
-
Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren
-
Sikat Pemodal Kakap, Kementerian ESDM Usut Tuntas Rantai Bisnis Emas Ilegal Rp846 Miliar
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan