- Sekjen Partai Golkar Sarmuji menilai Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai figur tepat memimpin Polri.
- DPR telah menyetujui pengangkatan Komjen Suyudi yang memiliki rekam jejak lengkap di berbagai bidang kepolisian.
- Pengalaman Suyudi dalam menangani kejahatan transnasional saat memimpin BNN menjadi modal penting bagi institusi Polri.
SuaraBanten.id - Rekam jejak mumpuni menjadikan Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto figur yang dinilai paling tepat untuk memimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji.
“Komjen Suyudi adalah sosok yang tepat untuk memimpin Polri ke depan. Sesuai Undang-Undang Kepolisian, Kapolri diangkat oleh Presiden dengan persetujuan DPR, dan DPR telah memberikan persetujuannya hari ini,” ungkap Sarmuji dilansir dari Antara.
Menurut dia, Suyudi memiliki rekam jejak yang lengkap, mulai dari ditempa di bidang reserse dan penyidikan, memimpin sejumlah satuan kewilayahan, menjabat Wakapolda Metro Jaya dan Kapolda Banten, hingga dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus 2025.
“Komjen Suyudi tidak hanya penyidik yang andal, tetapi juga pemimpin yang tegas ke dalam. Saat menjabat Kapolda Banten, beliau tidak ragu menindak tegas anggotanya yang diduga tidak profesional dalam melayani laporan masyarakat. Ketegasan seperti inilah yang dibutuhkan Polri,” ucapnya.
Dia juga menilai kepemimpinan Suyudi di BNN membuktikan kemampuannya menghadapi kejahatan lintas negara.
Ia menyoroti keberhasilan BNN menangkap buronan internasional yang diduga menjadi aktor utama penyelundupan sekitar dua ton sabu, melalui kerja sama lintas negara dan lintas instansi di Kamboja.
“Itu capaian penting. Bandar besar yang bersembunyi di luar negeri pun bisa dijangkau. Pengalaman ini akan menjadi modal berharga bagi Polri dalam memerangi narkoba dan kejahatan transnasional,” katanya.
Sarmuji optimistis di bawah kepemimpinan Suyudi, Polri akan semakin baik.
Di samping itu, Sarmuji menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin Polri sejak 2021.
Baca Juga: Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
“Kami berterima kasih kepada Jenderal Listyo atas dedikasinya. Kini saatnya Polri melangkah ke babak baru bersama Komjen Suyudi, tetap menjaga netralitas, soliditas, dan sinergi dengan TNI serta seluruh elemen bangsa,” pesan dia.
Berita Terkait
-
Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
-
Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang
-
Temuan Pelampung Kedua Dipastikan Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1
-
Akal-akalan Licik Mafia BBM di SPBU: Modifikasi Mobil Boks hingga Pakai Barcode Palsu
-
Warga Banten Wajib Tahu! Ada Aturan Ketat Rayakan Malam Tahun Baru: Langgar Siap-Siap Dibubarkan
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
- Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris
Pilihan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
Terkini
-
Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri
-
Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal
-
Geger Warga Pasar Kemis, Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong
-
SMP dengan Kurikulum Internasional Hadir di Tangerang, Dorong Berpikir Kritis dan Pecahkan Masalah
-
Dugaan Pelecehan Seksual Bawahan, Pemkab Tangerang Pastikan Tak Mendampingi Kasatpol PP secara Hukum