- Kapolda Banten memastikan mayat di Pulau Enggano adalah Surakman, ABK Arupadhatu 1 yang hilang sejak September 2026.
- Tim DVI mencocokkan DNA jenazah dan data antemortem keluarga untuk memastikan identitas korban secara akurat.
- Jenazah Surakman akan diterbangkan dari Bengkulu ke Bandara Soekarno-Hatta untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
SuaraBanten.id - Kapolda Banten Irjen Pol Hengky memastikan mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, merupakan Surakman (60), anak buah kapal (ABK) Arupadhatu 1 yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026).
Kepastian identitas tersebut diperoleh setelah dilakukan pencocokan DNA antara jenazah tanpa identitas dengan data antemortem keluarga korban kapal Arupadhatu 1 yang sebelumnya dikirimkan ke Polda Bengkulu.
Hengky mengatakan, proses identifikasi dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) dengan mencocokkan data antemortem keluarga korban dengan data postmortem jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano.
"Proses identifikasi mayat, Kabid Dokkes Polda Bengkulu dan Kabid Dokkes Polda Banten disepakati tes DNA serta pencocokan oleh tim DVI terkait data antemortem keluarga korban kapal Arupadhatu 1 yang hilang di Perairan Selat Sunda terhadap mister X yang ditemukan di Pulau Enggano," kata Hengky di Polda Banten, Rabu (23/9/2026).
Pencocokan tersebut dilakukan melalui sejumlah data primer, yakni sidik jari, gigi, dan DNA.
"Hasil identifikasi berdasarkan hasil pemeriksaan DNA, operasi DVI Biddokkes Polri terhadap mayat mister X yang ditemukan di Pulau Enggano Bengkulu bahwa secara genetik kode jenazah mister X tadi teridentifikasi sebagai Surakman atau ABK kapal atau ayah biologis dari Tuan Yayat," ujarnya.
Hengky menambahkan, jenazah Surakman rencananya diterbangkan dari Bengkulu menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Kamis (24/9/2026).
Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.
"Nanti jenazah akan diterbangkan besok dari Bengkulu ke Bandara Soetta. Nanti kita jemput, bersama Pak Gubernur Banten juga. Tapi untuk waktunya kita masih menunggu informasi dari sana (Bengkulu)," katanya.
Baca Juga: Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis
Sebelumnya, sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan warga di pesisir Sawang Bengkok, Desa Khayapu, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, pada Sabtu (12/9/2026).
Jenazah kemudian diterbangkan dari Enggano menuju RS Bhayangkara Polda Bengkulu pada Senin (14/9/2026) untuk menjalani proses autopsi dan identifikasi oleh Tim DVI Biddokkes Polda Bengkulu bersama Pusdokkes Polri.
Surakman diketahui merupakan salah satu dari sejumlah orang yang dilaporkan hilang setelah kapal Arupadhatu 1 mengalami insiden di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis
-
Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman
-
Listrik 24 Jam Segera Hadir di Pulau Tunda Serang
-
Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara
-
10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
MALIKA for Urban Studies Soroti Pelanggaran Fungsi Sungai Cisadane di Tangerang Raya
-
Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program
-
Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026
-
Mengabdi Tanpa Henti, Kisah Guru MDA di Lebak yang Tetap Tersenyum Meski Digaji Rp150 Ribu per Bulan
-
Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan