- Dokumen kependudukan Pemkab Tangerang tahun 2021 ditemukan tercecer menjadi pembungkus gorengan di DKI Jakarta.
- Temuan formulir perbaikan akta kelahiran beridentitas warga itu viral dan memicu kekhawatiran keamanan data.
- Disdukcapil Kabupaten Tangerang tengah menyelidiki asal-usul dokumen serta potensi penyebab tercecernya berkas tersebut.
SuaraBanten.id - Dokumen resmi kependudukan yang memuat data pribadi warga Kabupaten Tangerang, Banten, ditemukan tercecer dan digunakan sebagai pembungkus gorengan oleh seorang pedagang di wilayah DKI Jakarta.
Temuan tersebut viral di media sosial setelah diunggah akun Threads @mrdani_4877. Dalam unggahannya, terlihat kertas pembungkus gorengan yang ternyata merupakan dokumen administrasi resmi Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Dokumen tersebut berupa formulir pelayanan administrasi bertajuk "Permohonan Perbaikan Akta Kelahiran" yang dilengkapi identitas pribadi, mulai dari nama, alamat, nomor kontak hingga catatan terkait keputusan pencatatan sipil.
Temuan ini pun memicu kekhawatiran masyarakat, terutama menyangkut keamanan dan perlindungan data pribadi yang seharusnya dijaga oleh instansi pemerintah.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang membenarkan bahwa dokumen yang ditemukan tersebut merupakan produk administrasi resmi instansinya.
Kepala Bidang Pencatatan Sipil Disdukcapil Kabupaten Tangerang, Nuryadi, mengatakan dokumen berupa berita acara pembatalan akta tersebut merupakan produk administrasi yang diterbitkan pada 2021.
"Kalau dicek itu, produk itu tahun 2021, Mas. Saat itu saya belum jadi Kepala Bidang Capil. Saya baru menjabat Kabid Capil pada 2023," ujar Nuryadi dilansir dari Antara.
Ia juga membenarkan bahwa dokumen tersebut memuat tanda tangan Kepala Disdukcapil dan mencantumkan identitas warga yang tercatat berdomisili di Kecamatan Kelapa Dua.
Terkait bagaimana dokumen resmi tersebut bisa sampai ke tangan pedagang gorengan, Nuryadi mengaku belum dapat memastikan penyebabnya.
Baca Juga: Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru
Menurutnya, kemungkinan dokumen tercecer tidak hanya berasal dari kelalaian internal instansi, tetapi juga bisa terjadi setelah dokumen diserahkan kepada warga yang bersangkutan.
"Kemungkinan bisa kelalaian itu dari yang bersangkutan juga, karena tidak mungkin arsip kita cecerkan ke tukang gorengan. Bisa saja yang bersangkutan sedang fotokopi di daerah tersebut, lalu tertinggal atau bagaimana kita tidak tahu," paparnya.
Nuryadi menjelaskan, pengelolaan dan penyimpanan arsip resmi terkait akta serta produk pencatatan sipil berada di bawah kewenangan Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK).
Karena itu, pihaknya tengah berkoordinasi untuk menelusuri asal-usul dokumen tersebut sekaligus melakukan investigasi guna mengetahui bagaimana berkas yang memuat data pribadi warga itu bisa tercecer.
"Kalau secara sistem dan penyimpanan di kita pasti aman. Namun, kami menyayangkan adanya dokumen yang tercecer ini," kata Nuryadi.
Berita Terkait
-
Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru
-
Pesta Nelayan Cituis Jadi Ruang Merawat Tradisi dan Kebersamaan Warga Pesisir Tangerang
-
Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap
-
Lebih dari 90 SPPG di Banten Kena Suspend, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Kapolri Mutasi Tiga Pejabat Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Ikut Berganti
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan
-
Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru
-
Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap
-
Pesta Nelayan Cituis Jadi Ruang Merawat Tradisi dan Kebersamaan Warga Pesisir Tangerang
-
Lebih dari 90 SPPG di Banten Kena Suspend, Ternyata Ini Penyebabnya