- Agung Sedayu Group melalui program CSR PIK2 mendukung tradisi Pesta Nelayan Cituis di Kabupaten Tangerang.
- Perayaan tahunan tersebut berhasil mempererat silaturahmi warga sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi para pelaku usaha kecil.
- PIK2 dan HMNI Tangerang sebelumnya telah menginisiasi perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi seribu nelayan pada 2025.
SuaraBanten.id - Tradisi Pesta Nelayan Cituis kembali menjadi ruang kebersamaan masyarakat pesisir di Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Kegiatan tahunan ini tidak hanya menjadi ungkapan rasa syukur atas hasil laut, tetapi juga momentum menjaga warisan budaya dan menggerakkan aktivitas ekonomi warga.
Penyelenggaraan pesta nelayan tersebut mendapat dukungan dari Agung Sedayu Group (ASG) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PIK2. Dukungan diberikan dalam bentuk bantuan kepada masyarakat setempat untuk membantu kelancaran kegiatan.
Bagi masyarakat pesisir, Pesta Nelayan Cituis memiliki makna lebih dari sekadar perayaan. Tradisi ini menjadi ajang silaturahmi yang mempertemukan para nelayan, keluarga, dan berbagai elemen masyarakat dalam suasana kebersamaan.
Kemeriahan kegiatan juga memberikan peluang ekonomi bagi warga. Aktivitas perdagangan dan usaha kecil turut bergerak seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama perayaan berlangsung.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut melengkapi sejumlah program sosial yang sebelumnya dijalankan untuk masyarakat nelayan. Pada 2025, PIK2 bersama Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Kabupaten Tangerang menginisiasi program perlindungan sosial bagi 1.000 nelayan melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Program tersebut ditujukan untuk membantu memberikan perlindungan bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupan dari sektor perikanan, yang memiliki berbagai risiko dalam aktivitas pekerjaannya.
Keterlibatan dalam Pesta Nelayan Cituis menunjukkan bahwa perhatian terhadap masyarakat pesisir juga dapat diwujudkan melalui dukungan terhadap tradisi, budaya, dan ruang interaksi sosial warga.
Ke depan, kolaborasi antara masyarakat dan berbagai pihak diharapkan dapat terus terjalin agar tradisi pesisir tetap lestari, kehidupan sosial semakin kuat, dan aktivitas ekonomi nelayan terus berkembang.
Baca Juga: Wamenko Pangan Minta Industri Peleburan Besi Angkat Kaki dari Jabodetabek, Ini Alasannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
-
Jokowi Pamer Ijazah di Depan Mukanya, Roy Suryo Ketawa Ngakak
Terkini
-
Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap
-
Pesta Nelayan Cituis Jadi Ruang Merawat Tradisi dan Kebersamaan Warga Pesisir Tangerang
-
Lebih dari 90 SPPG di Banten Kena Suspend, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Kapolri Mutasi Tiga Pejabat Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Ikut Berganti
-
Kahitna dan Arsy Widianto Meriahkan "Cerita Cinta Akhir Tahun" di ibis Styles Serpong BSD City