- Bencana longsor memutus akses jalan utama di Desa Cijengkol, Kabupaten Lebak, akibat intensitas hujan tinggi pada Jumat malam.
- Peristiwa pergeseran tanah tersebut melumpuhkan aktivitas transportasi warga, ekonomi, serta mobilitas anak sekolah dan para pekerja setempat.
- Warga memasang tanda darurat dan berharap pemerintah segera melakukan perbaikan karena kondisi tanah masih terus mengalami pergerakan.
SuaraBanten.id - Bencana longsor yang disertai pergeseran tanah dilaporkan memutus akses jalan utama di Kampung Pasir Laja RT 01 RW 08, Desa Cijengkol, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten.
Insiden yang terjadi pada Jumat malam (15/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB ini melumpuhkan total aktivitas transportasi masyarakat setempat.
Kerusakan infrastruktur jalan ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Lebak Selatan dalam beberapa hari terakhir, sehingga mengakibatkan kondisi tanah menjadi tidak stabil.
Menurut kesaksian warga, Asep (42), tanda-tanak pergerakan tanah sudah terlihat sejak hujan deras mengguyur dari sore hingga malam hari.
“Awalnya cuma retak kecil di aspal, tapi lama-lama tanah bergerak dan jalan langsung amblas. Sekarang kendaraan sudah sama sekali tidak bisa lewat,” ujar Asep dilansir dari BantenNews -jaringan Suara.com, Senin (18/5/2026).
Jalan yang amblas tersebut merupakan urat nadi bagi warga Desa Cijengkol. Terputusnya jalur ini berdampak langsung pada anak sekolah, pekerja, hingga pengiriman hasil bumi yang menjadi tumpuan ekonomi warga.
Keresahan serupa dirasakan oleh Rina (35), warga sekitar yang bermukim tak jauh dari titik longsor. Ia mengaku sangat khawatir jika hujan kembali turun dengan lebat, pergeseran tanah akan semakin meluas dan mengancam pemukiman.
“Kami takut longsornya tambah besar karena tanah masih terus bergerak. Harapannya pemerintah cepat turun tangan sebelum ada korban,” ucap Rina dengan nada cemas.
Hingga saat ini warga bersama aparat setempat masih melakukan pemantauan di lokasi kejadian. Warga juga memasang tanda darurat agar pengendara tidak melintas di area jalan yang terputus.
Baca Juga: Cipanas Diterjang Banjir, Wabup Lebak Amir Hamzah Turun Langsung Sisir Permukiman Warga
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan penanganan darurat serta perbaikan akses jalan agar aktivitas warga dapat kembali normal.
Berita Terkait
-
Cipanas Diterjang Banjir, Wabup Lebak Amir Hamzah Turun Langsung Sisir Permukiman Warga
-
Tega! Bayi Malang Ditemukan Tergeletak di Halaman Rumah Warga Anyer Serang
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Ratusan Kilometer Tanpa Alas Kaki: Kisah Sarip dan Samid, Kakak Beradik Badui Penjual Madu Odeng
-
Gubernur Banten: RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI yang Sedang Dinonaktifkan
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri
-
Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren
-
Sikat Pemodal Kakap, Kementerian ESDM Usut Tuntas Rantai Bisnis Emas Ilegal Rp846 Miliar
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan