- Sebanyak 25 anak asal Desa Lemo mengikuti program edukasi pertanian dan satwa di Scientia Square Park pada 9 Juli 2026.
- Kegiatan CSR dari PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk ini memberikan pengalaman belajar praktis tentang proses pangan serta lingkungan.
- Program tersebut bertujuan menumbuhkan rasa kepedulian, tanggung jawab, serta keterikatan antara anak-anak dengan alam melalui berbagai aktivitas interaktif yang konkret.
SuaraBanten.id - Disaat kebiasaan belajar menggunakan buku dan perangkat digital, 25 anak dari Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang justru memperoleh pelajaran dari tanah, tanaman, dan satwa.
Mereka mengikuti program “Kak Rara: The Day I Became a Farmer” yang diselenggarakan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk melalui kegiatan CSR di Scientia Square Park, 9 Juli 2026.
Anak-anak dari Majelis Ta’lim Al-Masyriqiyah tersebut diajak memahami proses pertanian secara langsung. Mereka belajar menanam, memanen hasil kebun, dan mengenal proses panjang di balik makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Pengalaman belajar berlanjut melalui interaksi dengan berbagai satwa. Anak-anak memberi makan kerbau dan kelinci, mengamati burung, serta belajar memperlakukan makhluk hidup dengan penuh perhatian.
Sejumlah permainan edukatif turut melengkapi kegiatan. Anak-anak bekerja dalam kelompok, menyelesaikan tantangan, bermain di area berlumpur, serta menuangkan kreativitas melalui kegiatan melukis caping.
Pengurus Majelis Ta’lim Al-Masyriqiyah Masrik dan Fatimah mengatakan anak-anak mengikuti seluruh aktivitas dengan antusias.
“Mereka sangat bergembira dan senang sekali mengikuti kegiatan ini. Semoga pengalaman ini berarti bagi mereka dan membuat mereka bisa melihat dunia luar,” tuturnya.
Kegiatan berbasis pengalaman tersebut memberi ruang kepada anak-anak untuk belajar dengan cara yang lebih konkret. Mereka tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga menyentuh tanah, mengamati tanaman, dan berinteraksi dengan satwa.
Program ini sekaligus menanamkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Melalui pengalaman sederhana, anak-anak belajar bahwa pangan, alam, dan kehidupan manusia memiliki hubungan yang erat.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Wisata Alam Pandeglang 2026 Wajib Kamu Kunjungi, Surga Tersembunyi di Ujung Jawa
PIK2 berharap kegiatan serupa dapat mendukung tumbuhnya generasi yang lebih peduli, percaya diri, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Ditinggal Tidur Usai Nonton Piala Dunia, Pick Up Pengusaha Matrial Anyer Ditemukan di Pemalang
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah
-
Kades Undar Andir Serang Diciduk Polisi Usai Kepergok Beli Narkoba, Ngaku Sudah 5 Kali Pakai