- GM PT ASDP Merak meminta maaf atas perbedaan harga tiket penyeberangan di Pelabuhan Ciwandan pada Minggu malam.
- Selisih uang pemudik akibat pembelian tiket melalui agen telah dikembalikan sepenuhnya oleh petugas terkait.
- Oknum petugas yang terlibat pungli telah dinonaktifkan dan akan diperiksa lebih lanjut oleh KSKP setempat.
SuaraBanten.id - General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Merak Umar Imran Batubara menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami salah satu pemudik di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, terkait perbedaan harga tiket penyeberangan yang sempat terjadi pada Minggu (15/3/2026) malam.
Menurut Umar, salah satu pemudik tersebut tiba di Pelabuhan Ciwandan tanpa memiliki tiket penyeberangan yang sebelumnya seharusnya dibeli melalui kanal resmi, namun karena belum memahami mekanisme pembelian tiket, yang bersangkutan meminta bantuan kepada petugas layanan check-in untuk membantu proses pembelian tiket.
"Dalam proses tersebut petugas membantu pembelian tiket melalui agen dengan nominal pembayaran sebesar Rp80.000. Setelah kendaraan pengguna jasa berada di area parkir siap muat, yang bersangkutan mempertanyakan nominal tersebut karena pada tiket tercantum harga Rp45.000," kata Umar dalam keterangan resminya, Senin (16/3/2026).
Umar mengaku, saat itu petugas segera melakukan klarifikasi dan penelusuran usai mendapat protes dari pemudik tersebut dan ditemukan adanya selisih harga antara harga tiket dan uang yag dibayarkan.
"Dan selisih uang tersebut telah dikembalikan sepenuhnya kepada pengguna jasa, sementara tiket yang dimiliki tetap dinyatakan berlaku untuk perjalanan," ujar Umar.
Sebagai tindak lanjut, dengan tegas Umar mengatakan, oknum petugas yang terlibat melakukan praktik pungli (pungutan liar) tersebut telah dinonaktifkan dari tugas pelayanan, termasuk pihak penyedia jasa tenaga kerja (PJTK) telah diberikan surat teguran resmi.
"Dan yang bersangkutan akan dimintai keterangan lebih lanjut oleh KSKP Pelabuhan Ciwandan untuk proses pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku," kata Umar.
Disampaikan Umar, pihaknya berkomitmen menjaga integritas layanan serta terus memperkuat pengawasan di seluruh titik operasional agar setiap pengguna jasa mendapatkan pelayanan yang adil, transparan, dan nyaman.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket secara mandiri melalui aplikasi atau kanal resmi Ferizy sebelum tiba di pelabuhan, sehingga proses perjalanan dapat berjalan lebih tertib dan lancar," tandasnya.
Baca Juga: Ogah Terjebak Macet Horor, Ribuan Pemudik Motor 'Serbu' Pelabuhan Ciwandan Lebih Awal
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Ogah Terjebak Macet Horor, Ribuan Pemudik Motor 'Serbu' Pelabuhan Ciwandan Lebih Awal
-
Arus Mudik Lebaran: Jalur Tol Jakarta-Merak Masih Ramai Lancar
-
Ribuan Warga di 18 Kelurahan Cilegon Dapat Sembako, 250 Orang Ikut Mudik Gratis
-
2.000 Warga Cilegon Mudik Gratis, 50 Bus Diberangkatkan ke Jawa Hingga Sumatra
-
Awas Lubang Maut! Polresta Tangerang Petakan 4 Titik Jalur Mudik Paling Rawan Kecelakaan
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil