Hairul Alwan
Minggu, 15 Maret 2026 | 22:26 WIB
Wali Kota Cilegon berjabat tangan saat pelepasan Mudik Gratis Penuh Berkah 2026 di depan halaman Kantor Wali Kota Cilegon. [Hairul Alwan/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Pemkot Cilegon memberangkatkan 2.000 lebih warga menggunakan 50 bus pada Minggu 15 Maret 2026 untuk program Mudik Gratis Penuh Berkah.
  • Program ini merupakan hasil kolaborasi Pemkot dengan berbagai industri (BUMN, BUMD, BUMS) sebagai bentuk kepedulian daerah.
  • Pelaksanaan mudik tahun ini menggunakan sistem pendaftaran daring yang terverifikasi melalui kode batang (barcode) untuk menaiki bus.

SuaraBanten.id - Sebanyak 2.000 lebih warga Cilegon mengikuti Mudik Gratis Penuh Berkah yang dilakukan Pemkot Cilegon, Minggu 15 Maret 2026. Ribuan warga Kota Cilegon yang mengikuti mudik gratis itu diberangkatkan menggunakan 50 bus dengan tujuan Pulau Jawa hingga Sumatra.

Pantauan Suara.com ribuan warga yang mengikuti program mudik gratis itu diverifikasi sebelum masuk ke bus yang berjejer di depan halaman Kantor Wali Kota Cilegon.

Wali Kota Cilegon, Robinsar mengatakan, mudik gratis ini merupakan kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat sekaligus hasil kolaborasi bersama berbagai pihak industri.

"Hari ini kita memberangkatkan 50 bus dengan dua ribu lebih pemudik gratis yang telah disediakan Pemkot Cilegon. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh industri, baik BUMN, BUMD, maupun BUMS, yang berkontribusi dalam penyediaan bus mudik gratis penuh berkah tahun ini," katanya di hadapan para awak media, 15 Maret 2026.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Cilegon itu berharap pemudik melakukan perjalanan dengan aman dan kembali ke Cilegon dalam keadaan sehat.

"Kami berharap semua pemudik dapat selamat sampai tujuan, bertemu keluarga, dan dapat kembali pulang ke Cilegon dengan sehat wal afiat," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon, Heri Suherimengungkapkan, pelaksanaan mudik gratis tahun ini dilakukan melalui sistem pendaftaran online yang dilengkapi barcode sebagai tanda bukti keberangkatan.

"Tahun ini merupakan penyesuaian bagi masyarakat karena pendaftaran dilakukan secara online, dan tanda bukti untuk naik bus menggunakan barcode. Namun di setiap bus terdapat PIC dari kami yang siap membantu masyarakat," paparnya.

Heri berpesan para pemudik memperhatikan titik turun serta menjaga barang bawaan selama perjalanan hingga sampai kampung halaman nanti.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Mulai 13 Maret, KA Rangkasbitung-Merak Berhenti di Stasiun Cilegon

"Kami mengingatkan pemudik tetap mengonfirmasi kepada sopir dan kondektur terkait lokasi turun agar tidak terlewat hingga pemberhentian terakhir. Masyarakat juga diimbau menjaga barang bawaannya masing-masing agar tidak tertinggal," ungkapnya.

Salah satu peserta mudik, Wulandari, warga Kelurahan Rawa Arum yang akan menuju Blitar, Jawa Timur, menilai sistem pendaftaran online lebih praktis dibandingkan tahun sebelumnya.

"Pendaftaran melalui aplikasi secara online lebih efisien dan praktis dibanding offline tahun sebelumnya, serta menghindari antrean panjang seperti tahun kemarin," ungkapnya.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota yang memfasilitasi mudik gratis, ini sangat membantu dalam menghemat biaya," imbuhnya.

Sementara itu, Industrial Relation Supervisor PT MC PET Film Indonesia, Anggini Putri Alittisolia mengungkapkan, perusahaannya telah ikut berkolaborasi selama tiga tahun terakhir dalam program mudik gratis di Pemkot Cilegon.

"Tahun ini tujuannya untuk ke Jawa Tengah, ini tahun ketiga kami mengikuti kegiatan mudik gratis Pemkot Cilegon. Saat pertama kali kami jurusannya ke Jawa Timur, tahun lalu ke Jawa Tengah," katanya.

Load More