Andi Ahmad S
Rabu, 04 Maret 2026 | 22:27 WIB
Pemudik sepeda motor antre di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten. (ANTARA)
Baca 10 detik
  • Pelabuhan Ciwandan Cilegon Banten siap dukung mudik 2026 dengan empat dermaga dan kapasitas parkir 5.000 motor.
  • Fokus Pelabuhan Ciwandan melayani pemudik sepeda motor dan kendaraan logistik golongan 5B dan 6B.
  • Seluruh operasional pelabuhan dipastikan rampung total pada 9 Maret termasuk penataan lajur dan fasilitas pendukung.

SuaraBanten.id - Bagi masyarakat Jabodetabek khususnya yang akan mudik, ada beberapa informasi yang mesti dipahami menjelang arus mudik Lebaran 2026 mendatang.

Seperti yang akan mudik menggunakan kendaraan menyebrang ke luar pulau. Di Pelabuhan Pelindo Ciwandan, Kota Cilegon, Banten sendiri sudah siap empat dermaga serta area parkir yang mampu menampung hingga 5.000 kendaraan roda dua.

Informasi tersebut disampaikan Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki saat memastikan kesiapan arus mudik Lebaran 2026.

Dalam pengecekan yang dilakukan, Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, di Cilegon, Rabu, menyatakan bahwa fokus utama di Pelabuhan Ciwandan adalah memberikan kenyamanan bagi pemudik sepeda motor dan kendaraan logistik golongan tertentu.

"Pelabuhan Ciwandan telah menyiapkan empat dermaga untuk mendukung kelancaran arus mudik. Kami juga mengecek lokasi khusus tenda untuk kendaraan roda dua yang nantinya dilengkapi sistem ticketing tap elektronik dari ASDP, area UMKM, toilet portabel, serta tempat ibadah," ujarnya.

Kapolda menjelaskan, untuk kendaraan roda dua telah disediakan 12 lajur antrean dengan kapasitas masing-masing 400 kendaraan. Dengan pengaturan tersebut, total daya tampung pelabuhan mencapai 4.800 hingga 5.000 unit sepeda motor.

Selain itu, ia menegaskan bahwa seluruh operasional pelabuhan termasuk penghentian aktivitas bongkar muat batu bara serta kesiapan pos pengamanan, pelayanan, dan kesehatan akan rampung secara total pada 9 Maret mendatang.

"Distribusi kendaraan telah diatur sedemikian rupa. Ciwandan diperuntukkan bagi roda dua serta kendaraan golongan 5B dan 6B. Sementara itu, Pelabuhan Bojonegara untuk kendaraan sumbu tiga ke atas, dan Pelabuhan Merak difokuskan bagi pejalan kaki, mobil pribadi, serta bus," jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi dampak kesehatan, Irjen Pol Hengki mengimbau para pemudik yang tengah menunggu giliran masuk ke kapal di dalam tenda untuk mematikan mesin kendaraan mereka.

Baca Juga: Pamflet Orang Hilang Bergambar Bupati Lebak Beredar, Aliansi Mahasiswa Ungkap Alasannya

"Kami mengimbau para pemudik roda dua agar tetap berada di tenda. Mesin kendaraan sebaiknya dimatikan sementara waktu guna menghindari paparan gas karbon dioksida (CO2) yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan," pungkas nya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, GM Pelabuhan Pelindo Ciwandan Benny Ariady, serta sejumlah Pejabat Utama Polda Banten untuk memastikan sinergi lintas sektoral berjalan optimal demi keselamatan pemudik. [Antara].

Load More