- Atlet dan ofisial dari Timur Tengah tertahan di Indonesia pasca Kejuaraan Anggar Asia 2026 akibat konflik.
- Penutupan rute penerbangan internasional terjadi setelah serangan AS-Israel ke Iran pada Sabtu (28/2).
- Sebanyak 30 peserta dari Arab Saudi, Qatar, Irak, dan Uzbekistan gagal pulang sesuai jadwal 1 Maret 2026.
SuaraBanten.id - Dampak konflik yang memanas di Timur Tengah, khususnya serangan AS-Israel ke Iran, kini mulai dirasakan langsung di berbagai sektor, termasuk olahraga internasional.
Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI) melaporkan sebuah situasi yang mengkhawatirkan sejumlah atlet dan ofisial, hingga pengurus federasi dari negara-negara Timur Tengah, kini masih tertahan di Indonesia setelah mengikuti Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026 di Jakarta.
Mereka tidak bisa pulang ke negara asal karena tidak ada penerbangan akibat dampak perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel yang sedang berlangsung di kawasan tersebut.
Sekretaris Jenderal PB IKASI, Firtian Judiswandarta, menjelaskan bahwa jadwal kepulangan mereka itu hari Minggu 1 Maret 2026. Namun, mereka yang sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta harus menghadapi kenyataan pahit tidak bisa pulang karena tidak ada penerbangan.
Judiswandarta menjelaskan para peserta kejuaraan yang masih tertahan tersebut terdiri atas 23 atlet asal Arab Saudi, lima atlet dan ofisial dari Qatar, serta dua pejabat federasi anggar dari Irak dan Uzbekistan.
Para atlet dan ofisial tersebut sebelumnya telah mengikuti Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026 yang berlangsung pada 20 hingga 27 Februari di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan. Usai kejuaraan berakhir, mereka sempat memanfaatkan waktu untuk berlibur dan beristirahat selama beberapa hari di Indonesia sebelum kembali ke negara masing-masing sesuai jadwal penerbangan yang telah ditentukan.
Namun, rencana kepulangan tersebut tidak dapat terealisasi. Saat para atlet dan ofisial bersiap kembali melalui Bandara Soekarno-Hatta, Banten, sejumlah rute penerbangan internasional menuju kawasan Timur Tengah ditutup.
Penutupan jalur udara tersebut merupakan dampak dari meningkatnya eskalasi konflik setelah serangan udara Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada Sabtu (28/2).
Lebih lanjut, Judiswandarta mengungkapkan bahwa pihaknya juga menerima laporan terkait kondisi serupa yang dialami oleh perangkat pertandingan. Dua orang wasit asal Arab Saudi dan Iran dilaporkan masih tertahan di Bandara Internasional Doha pada Minggu (1/3) karena gangguan penerbangan yang dipicu oleh konflik tersebut.
Baca Juga: Imbas Konflik Timur Tengah, 39 Penerbangan di Bandara Soetta Terpaksa Re-Schedule
Judiswandarta menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memastikan kapan seluruh atlet, ofisial, serta pejabat federasi anggar yang tertahan itu bisa kembali ke negara asal mereka, mengingat situasi keamanan dan penerbangan internasional yang masih belum stabil.
"Sepertinya mereka berada di Indonesia hingga perang usai," katanya. [Antara].
Berita Terkait
-
Imbas Konflik Timur Tengah, 39 Penerbangan di Bandara Soetta Terpaksa Re-Schedule
-
Pembatasan Angkutan Barang Mudik Lebaran 2026 Berlebihan, Aptrindo Desak Pemerintah Kaji Ulang
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak
-
Mantan Kasir Bukit Cilegon Asri Tilap DP Nasabah Rp653 Juta, Begini Modusnya
-
Tuding Jalan Berlubang Biang Kerok, Ini 5 Poin Penting Perjuangan Keadilan Warga Banten
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara
-
Gubernur Andra Soni Sabet KWP Awards 2026, Dinilai Paling Peduli Pendidikan di Banten
-
Skandal Baru First Travel, Oknum Jaksa Diduga Nekat Jual Aset Rumah Barang Bukti Jemaah