- Ribuan pemudik sepeda motor memadati Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten, pada H-6 Lebaran 2026 mulai Minggu dini hari.
- Para pemudik memilih mudik lebih awal guna menghindari kemacetan parah seperti yang terjadi di pelabuhan tahun sebelumnya.
- Kondisi lalu lintas menuju Pelabuhan Ciwandan dan Merak terpantau lancar terkendali oleh petugas kepolisian setempat.
SuaraBanten.id - Memasuki H-6 Lebaran 2026, ribuan pemudik sepeda motor mulai memadati Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten. Mereka mulai berdatangan ke areal buffer zone yang sudah disediakan sejak Minggu (15/3/2026) mulai pukul 01.00 WIB.
Dari pantauan awak media di Pelabuhan Ciwandan terhitung sejak sekitar pukul 02.00 WIB, pemudik sepeda motor mulai memenuhi hingga empat lajur dari total sembilan lajur di areal buffer zone yang disediakan.
Dibandingkan hari sebelumnya, antrian pemudik sepeda motor kali ini terbilang lebih ramai. Pasalnya di hari Sabtu (14/3/2026) kemarin, antrean pemudik sepeda motor di areal buffer zona hanya memenuhi satu lajur saja.
Para pemudik sepeda motor memilih mudik lebih awal karena untuk menghindari kemacetan parah saat mengantre di areal buffer zone Pelabuhan Ciwandan. Selain itu, libur lebih awal yang diberikan oleh tempat kerjanya menjadi alasan utama mereka mudik lebih awal.
Seperti yang disampaikan oleh seorang pemudik sepeda motor asal Tangerang, Geri (28). Diakuinya, berangkat mudik lebih awal dilakukan guna menghindari kemacetan parah di areal Pelabuhan Ciwandan.
Terlebih menurutnya, tempat dirinya bekerja sudah memberikan jatah libur lebih awal yakni di H-7 Lebaran 2026 sehingga bisa dimanfaatkan untuk melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman di Kabupaten Lampung Selatan.
"Alhamdulillah sudah dikasih libur, jadi bisa pulang lebih awal, biasanya libur itu H-3, sekarang lebih awal. Biar ga kena macet-macetan jadi langsung pulang. Tadi dari Tangerang sih ramai lancar aja, mau ke Kalianda," kata Geri, ditemui di Pelabuhan Ciwandan, Minggu (15/3).
Hal senada turut disampaikan pemudik sepeda motor lain, Ilham (34). Menurutnya, jatah libur yang diberikan lebih awal menjadi momentum bagi dirinya untuk bisa mudik lebih awal ke kampung halaman di Lampung Tengah.
Pasalnya, kata Ilham, saat momen mudik tahun lalu dirinya sempat mengalami kemacetan parah di areal Pelabuhan Ciwandan sehingga harus menunggu antrian sampai 3 jam untuk bisa masuk ke dalam kapal.
Baca Juga: Arus Mudik Lebaran: Jalur Tol Jakarta-Merak Masih Ramai Lancar
"Tahun lalu kena macet di sini (Pelabuhan Ciwandan), ngantri nyampe 3 jaman. Sekarang alhamdulillah lancar, tadi berangkat dari Depok jam 9 malam, jam 12 malam udah di sini, dan bentar lagi masuk kapal," ucap Ilham.
Ilham mengaku bersyukur mendapat jatah libur lebih awal di tempatnya bekerja dibanding tahun-tahun sebelumnya sehingga bisa mudik lebih awal agar terhindar kemacetan parah di areal Pelabuhan Ciwandan.
"Iya bersyukur lebih awal (liburnya). Langsung pulang aja takut kena macet kayak tahun kemarin. Biasanya sih libur itu H-3 dan H-2, tapi ini H-6 udah libur," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, sampai saat ini belum ada kemacetan kendaraan di sepanjang jalur menuju areal Pelaburan Merak maupun Pelabuhan Ciwandan lantaran masih bisa dikendalikan oleh para petugas di lapangan.
"Jadi tidak ada kemacetan di wilayah hukum Polda Banten sampai dengan hari ini, semua lancar," kata Hengki.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Arus Mudik Lebaran: Jalur Tol Jakarta-Merak Masih Ramai Lancar
-
2.000 Warga Cilegon Mudik Gratis, 50 Bus Diberangkatkan ke Jawa Hingga Sumatra
-
Awas Lubang Maut! Polresta Tangerang Petakan 4 Titik Jalur Mudik Paling Rawan Kecelakaan
-
Gegara Kematian Badak Jawa, Pegiat Satwa Resmi Layangkan Somasi ke Kemenhut dan BTNUK
-
Mudik ke Merak atau Sumatera? Ini Jalur Alternatif di Kota Tangerang Agar Bebas Macet
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu