- Pada Minggu siang (15/3/2026), suasana Pelabuhan Merak terpantau lengang dari pemudik roda empat yang menuju Sumatera.
- Kendaraan pemudik hanya menggunakan satu lajur di areal *buffer zone* dermaga eksekutif sekitar pukul 15.00 WIB.
- Kepolisian menyatakan arus lalu lintas di ruas tol menuju Pelabuhan Merak terpantau ramai lancar dan terkendali.
SuaraBanten.id - Memasuki H-6 Lebaran 2026 atau Minggu (15/3/2026) siang kemarin, situasi di areal Pelabuhan Merak masih tampak lengang dari kendaraan roda empat pemudik yang hendak menyeberang dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera.
Berdasarkan pantauan di dermaga eksekutif sekitar pukul 15.00 WIB, kendaraan roda empat hanya mengisi satu lajur areal buffer zone (tempat megantri) dari total empat lajur yang disediakan sebelum masuk ke dalam kapal.
Salah seorang pemudik roda empat asal Surabaya, Ahmad (48), dirinya tidak membutuhkan waktu lama untuk bisa masuk ke areal buffer zone dari pintu masuk dermaga eksekutif Pelabuhan Merak.
Menurutnya, hal itu diduga lantaran masih banyak pemudik yang memilih bepergian di malam hari dibandingkan siang hari guna terhindar dari situasi cuaca panas selama perjalanan.
"Cepet kok nyampe sini (areal buffer zone) dari pas kita masuk (gerbang Pelabuhan Merak), soalnya masih sepi kan. Kalau saya mau ke Jambi. Kayaknya banyak yang milih berangkat malam, panas juga kan (cuaca), apalagi puasa. Dan masih banya perkantoran yang belum libur juga," kata Ahmad ditemui di dermaga eksekutif Pelabuhan Merak, Minggu (15/3/2026).
Senada, pemudik lain, Hendri (35) mengaku, situasi lengang di areal Pelabuhan Merak membuatnya tak perlu mengantri lama untuk bisa masuk ke areal buffer zone dermaga eksekutif.
Hendri mengaku, hal itu jauh dirasa berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya saat dirinya memilih untuk mudik ke kampung halaman di Lampung Tengah pada H-3 Lebaran 2025.
"Enggak ngatri, orang tinggal masuk aja. Lihat aja masih sepi. Kalau malam sih katanya rame ya, makanya kita berangkat siang aja biar ga ngantri. Saya dari Jakarta mau ke Lampung Tengah," kata Hendri.
"Iya mudik (tahun kemarin). Duh kena macet pas itu kan berangkatnya H-3 lebaran, jadi padat banget, dari depan (gerbang) mau ke sini (buffer zone) aja bisa 2 jam," imbuhnya.
Baca Juga: Awas Lubang Maut! Polresta Tangerang Petakan 4 Titik Jalur Mudik Paling Rawan Kecelakaan
Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan, situasi arus lalu lintas di ruas tol dari arah Jakarta menuju Pelabuhan Merak dan arah sebaliknya masih relatif berjalan lancar tanpa ada kemacetan.
"Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju kawasan Pelabuhan Merak terpantau ramai lancar. Dari arah sebaiknya juga masih terpantau lancar dan dalam kondisi terkendali," ungkap Maruli.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Awas Lubang Maut! Polresta Tangerang Petakan 4 Titik Jalur Mudik Paling Rawan Kecelakaan
-
Mudik ke Merak atau Sumatera? Ini Jalur Alternatif di Kota Tangerang Agar Bebas Macet
-
Arus Mudik Lebaran 2026, BUMN dan Swasta Sinergi di 4 Pelabuhan Tersibuk
-
Catat Jadwalnya! Daftar Ruas Tol Jakarta yang Batasi Angkutan Barang Selama Lebaran
-
Mau Liburan Naik KRL? Hindari Tiga Stasiun Ini di Hari Kedua Lebaran Agar Tidak Terjebak Antrean
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan