Andi Ahmad S
Rabu, 11 Maret 2026 | 15:13 WIB
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten, Ari James Faraddy [Yandi Sofyan/SuaraBanten]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Provinsi Banten menjamin stok BBM dan elpiji aman terkendali selama arus mudik serta Lebaran 2026.
  • Jaminan ini disampaikan Kepala ESDM Banten, Ari James Faraddy, berdasarkan rilis resmi dari Pertamina per Rabu (11/3/2026).
  • Pertamina Patra Niaga telah menambah cadangan energi dan menyiapkan layanan ekstra bagi pemudik di jalur utama Jawa–Sumatera.

SuaraBanten.id - Kekhawatiran akan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji di tengah gejolak global, khususnya situasi perang di Timur Tengah, kini terjawab sudah.

Pemerintah Provinsi Banten memastikan bahwa stok BBM dan elpiji di wilayahnya akan tetap aman terkendali selama momen arus mudik dan Lebaran 2026.

Ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan atau merayakan Idulfitri 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten, Ari James Faraddy, menyampaikan langsung jaminan tersebut.

Menurutnya, masyarakat di Banten tidak perlu khawatir dengan stok BBM dan elpiji, lantaran masih cukup untuk memenuhi kebutuhan selama periode puncak konsumsi tersebut.

Ari James menjelaskan bahwa kepastian ini didasarkan pada rilis resmi dari Pertamina, sebagai penyedia utama energi di Indonesia.

"Sudah ada rilis resmi dari Pertamina, jadi masyarakat Banten tidak perlu khawatir dengan ketersediaan BBM dan elpiji," kata Ari James, Rabu (11/3/2026).

Tak hanya itu, disampaikan Ari James, pasokan BBM dan elpiji di Banten dipastikan mampu memenuhi kebutuhan pemudik dari wilayah Sumatera yang melintas di Provinsi Banten sehingga masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.

"Pemudik dari Sumatera yang melintas di Banten juga tetap bisa mengisi BBM karena stoknya aman. Yang pasti jangan panic buying karena cadangan BBM dan elpiji masih tersedia hingga sekitar 21 hari ke depan," ujar Ari James.

Baca Juga: 7 Fakta Panas di Balik Gembok Rumah Aspirasi Bupati Lebak: Intrik Keluarga atau Politik?

Hal senada turut disampaikan Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) Susanto August Satria.

Dikatakannya, stok ketersediaan BBM dan elpiji di wilayahnya masih berada di level aman, bahkan sejumlah titik mulai dilakukan penambahan cadangan guna mengantisipasi terjadi lonjakan permintaan masyarakat selama momen Lebaran 2026.

"Kami sampaikan bahwa kondisi stok BBM dan elpiji di wilayah Jawa Bagian Barat dan sekitarnya berada pada level aman. Kami juga telah melakukan build up stok atau penambahan cadangan pasokan energi di sejumlah titik distribusi guna mengantisipasi potensi peningkatan permintaan selama Ramadhan dan Lebaran," ungkapnya.

Bahkan menurutnya, saat ini pihaknya telah melakukan metode regular, alternative and emrgency (RAE) dalam pengelolaan rantai pasok dan distribusi BBM dan elpiji guna mengantisipasi meningkatnya permintaan masyarakat agar tetap berjalan normal dan berkelanjutan.

Selain itu, kata Susanto, pihaknya turut menyiapkan berbagai layanan tambahan bagi para pemudik, seperti pemberlakuan operasional SPBU 24 jam hingga Mini Serambi MyPertamina di 9 titik di ruas jalan yang dilalui oleh para pemudik dari Jawa menuju Sumatera atau arah sebaliknya.

"Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan karena pasokan energi akan terus kami jaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik kepada masyarakat," tandasnya.

Load More