- Dua santri terseret ombak di Pantai Daplangu, Pandeglang, Banten, pada Kamis sore (12/2/2026) saat berwisata.
- Satu korban bernama Adip (14) selamat, namun Dafa Kurniawan (14) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian tim SAR.
- Insiden terjadi sekitar pukul 15.30 WIB akibat gelombang tinggi dan arus deras saat rombongan 25 santri berenang.
SuaraBanten.id - Liburan di pantai yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi tragedi. Dua orang santri terseret ombak saat berenang di Pantai Daplangu, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Kamis sore (12/2/2026).
Satu korban bernama Adip (14) berhasil diselamatkan, namun rekannya, Dafa Kurniawan (14), dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Insiden pilu ini menjadi peringatan keras bagi pengunjung pantai dan rombongan wisata untuk selalu waspada terhadap bahaya ombak dan arus laut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban tiba di Pantai Daplangu bersama rombongan sebanyak 25 orang menggunakan kendaraan roda empat sekitar pukul 13.00 WIB.
Mereka adalah santri dari Pondok Assadilayah, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, yang datang untuk berwisata.
Namun, tragedi terseret ombak terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat keduanya sedang berenang. Salah seorang warga setempat, Juned, mengatakan bahwa kondisi gelombang air yang cukup tinggi dan arus ombak yang deras membuat korban terseret ke tengah lautan.
"Iya, korbannya ada 2 orang, yang 1 sudah diselamatkan, tapi 1 lagi belum ketemu, masih dicari. Keadaan ombak lumayan deras karena (angin) barat, paling semeteran, cuma kalau di situ emang arusnya narik gitu," kata Juned, Kamis (12/2).
"Rombongan datangnya 1 mobil, ada 25 orang. Infonya datang siang sekitar jam 12-an, dan mereka berenang itu sekitar jam 2 jam 3 gitu," imbuhnya.
Kapolsek Sumur, AKP Erwin Heryadi, menuturkan bahwa korban terseret ombak berjumlah 2 orang.
Baca Juga: Kolaborasi Polda Banten dan SPSI Cegah Kekerasan di Tempat Kerja
"Korban bernama Dafa belum ditemukan, dan korban Adip ditemukan di pesisir dalam keadaan selamat dan kini sedang dirawat di Puskesmas. Untuk yang belum ditemukan masih dilakukan pencarian tim gabungan," ungkapnya.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Kolaborasi Polda Banten dan SPSI Cegah Kekerasan di Tempat Kerja
-
Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, eks Kadis LH Tangsel Dihukum 7 Tahun Penjara
-
Tangis Pilu Menjemput Pahlawan Udara: Jenazah Capt. Enggon Erawan Korban KKB Tiba di Ciputat
-
Darurat Pestisida! Sungai Cisadane Tercemar Sepanjang 22,5 Km, Warga Dilarang Konsumsi Air
-
480 Ribu Kartu BPJS PBI di Banten Dinonaktifkan, Ini Jawaban Dinkes dan Gubernur
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Geger Warga Pasar Kemis, Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong
-
SMP dengan Kurikulum Internasional Hadir di Tangerang, Dorong Berpikir Kritis dan Pecahkan Masalah
-
Dugaan Pelecehan Seksual Bawahan, Pemkab Tangerang Pastikan Tak Mendampingi Kasatpol PP secara Hukum
-
Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung
-
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian